PKH Audiensi ke Komisi IV DPRD Kota Bekasi

0
347
DPRD Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Pendamping Operator dan Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) audiensi ke Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Kamis (13/4/2017) kemarin. PKH, diterima langsung Sekertaris Komisi IV, Dady Kusradi.

Kegiatan yang diinisiasi TIM Bekasi Berdikari PKH Kota Bekasi ini merupakan bagian dari agenda Safari Sinergi bertemakan “Wujudkan Bekasi yang Berbudaya dan Berdaya”.

“Kehadiran kami ke Komisi IV DPRD Kota Bekasi untuk menyuarakan aspirasi dan membangun komitmen dukungan dari DPRD untuk mensukseskan kegiatan PKH dalam mengentaskasn kemiskinan di Kota Bekas,” terang Usep Satriana selaku Koordniator PKH Kota Bekasi kepada Beritaekspres.com, Jumat (14/4/2017).

Dijelaskan Usep, dengan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki PKH dan support dana sharing APBD sebesar 5 persen yang dihitung dari total bantuan yang diterima keluarga penerima manfaat maka, kerja-kerja pendampingan dan pengentasan kemiskinan akan berajalan lebih cepat.

“Keberpihakan anggaran APBD terhadap jalannya PKH akan kami terjemahkan kepada program-program pemberdayaan yang bukan hanya melahirkan output, tapi juga menghasilkan outcome dan income,” katanya.

Dalam audensi, Sekertaris Komisi IV, Dady Kusradi mengatakan, pihaknya akan terus mendukung kegiatan PKH dalam menanggulangi kemiskinan di Kota Bekasi, terutama mengenai kebijakan anggaran  yang akan kami kawal dan rapatkan bersama Dewan lainnya.

“Aspiarasi dan masukan rekan-rekan PKH tentu akan kami jadikan pertimbangan pula dalam melihat SKPD terkait yaitu Dinas Sosial dalam memberikan perhatiannya kepada PKH Kota Bekasi,” tandasnya.

Ditambahkan, Mega Saputra selaku Ketua TIM Bekasi Berdikari mengatakan, bahwa tidak semua pembangunan bermuara pada pengentasan kemiskinan, maka persoalan ini menjadi tanggung jawab kolektif seluruh pihak dalam mendesain program, menjalankan program dan tentu politik kebijakan anggaran yang pro terhadap penanggulangan kemiskinan.

“Kami akan terus kawal sinergi ini agar tidak hanya menguap di ruang-ruang rapat Paripurna dan hanya sekedar menjadi wacana,” pungkasnya. (ADV)