Sambut Hari Kartini, Siswa TK dan Paud Lomba Kreativitas

0
574

BERITA BANYUWANGI – Menjelang peringatan Hari Kartini 1.700 siswa Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengikuti lomba kreativitas anak menggunting dan menempel gambar Kartini, Selasa (18/4/2017) kemarin.

Anak-anak usia di bawah 6 tahun ini tampak cekatan menggunting mengikuti alur garis pada gambar Kartini. Selanjutnya, mereka langsung menempelkan gambar yang sudah digunting itu di media kertas yang juga sudah diberi tanda garis. Tak begitu sulit bagi anak-anak mengikuti perlombaan ini.

“Acara ini digelar serentak di empat titik di Kecamatan Pesanggaran. Di Desa Pesanggaran, Sumbermulyo, Sumberagung dan Kandangan dan Sarongan,” ujar Sugito, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Pesanggaran kepada Beritaekspres.com, Rabu (19/4/2017).

Dijelaskan Sugito, kegiatan ini untuk mengenang jasa pahlawan Raden Ajeng (RA) Kartini, sebagai pahlawan emansipasi wanita Indonesia. Tak hanya itu, kegiatan yang juga digelar di pinggir Pantai Mustika, Pesanggaran, sebagai bentuk pengenalan destinasi wisata di Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepada Beritaekspres.com, Bambang Wijonarko, selaku Senior Manager External Affairs PT. Bumi Suksesindo (BSI) mendukung kegiatan yang menumbuhkan kreativitas anak ini. Kegiatan ini sejalan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. BSI di bidang pendidikan yang sudah digeber sejak tahun 2014 lalu.

‘’BSI memiliki komitmen mendukung pendidikan, terutama pendidikan dasar dalam mengembangkan massa depan anak. Hal ini tercermin dari partisipasi aktif dalam mendukung kegiatan yang fokus pada kreativitas anak,’’ ujar Bambang.

Kreativitas anak menjadi prioritas program PT. BSI Banyuwangi. Selain itu program lain seperti beasiswa untuk anak mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi juga dibagikan untuk masyarakat.

“Total ada 150 penerima beasiswa. Saat ini yang banyak dari tingkat SMP sebanyak 52 anak, SMA 29 anak, SD 43 anak dan Perguruan Tinggi sebanyak 26 anak,” pungkasnya. (Eko)

Biro Banyuwangi