Usulan Senator Terpilih, DPR Takutkan Peningkatan Peran DPD

0
11
Diskusi Forum Legislasi, Kamis (27/4/2017)

BERITA JAKARTA – Bakal meningkatnya peran dan fungsi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, membuat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ketakutan. Di daerah, kewenangan DPR justru akan lebih kuat bila DPD juga kuat.

Hal itu mengemuka pada Forum Legislasi bertajuk “Retakkah Hubungan DPD-DPR Akibat Usulan Senator Dipilih DPRD” di Media Center/Pressroom, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/4/2017).  

Pengamat politik asal Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Syarwi Pangi Chaniago menegaskan, sangat tidak beralasan jika DPR ketakutan dengan menguatnya kewenangan DPD. “Justru kalau mau jujur, DPD sebagai reinkarnasi utusan daerah merupakan saudara tua-nya DPR,” ungkap dia pada diskusi tersebut.

Hadir sebagai narasumber pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPD, Nono Sampono dan anggota DPR dari Fraksi PPP, Ahmad Baedowi. Masih kata Pangi, penguatan DPD atas DPR dikarenakan aspirasi daerah yang sulit diserap oleh konstituen partai politik bisa disalurkan tingkat pusat lewat DPD.

Nono Sampono mengatakan, konstitusi UUD 1945 yang menggambarkan negara RI mengamanatkan kedaulatan rakyat dimana sistem demokrasi Pancasila membutuhkan DPD sebagai utusan daerah yang mengakomodasi aspirasi daerah.

“Sistem bikameral itu justru DPD memperkuat posisi DPR mencakup aspirasi seluruh rakyat Indonesia. Karena DPR sudah terkotak-kotak oleh kepentingan parsial partai politik,” ujar mantan Komandan Korps Marinir (Dankormar) itu.

Sementara itu, anggota Pansus RUU Pemilu DPR menyatakan, adanya sebagian sejawatnya di DPR yang menafikan keberadaan DPD bahkan mewacanakan ditiadakan lantaran khawatir menggeser kewenangan DPR.

“Hal itu, masih kami bahas terutama kaitan dengan penguatan kewenangan DPD khususnya pemilihan anggota DPD melalui Panitia Seleksi menggantikan sistem pengumpulan KTP,” pungkasnya (OSS)