IZI Jateng Luncurkan Program Beasiswa Untuk Dhuafa

0
44
IZI Jateng luncurkan Program Beasiswa untuk SMK

BERITA SEMARANG – Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng luncurkan program beasiswa untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tergolong dhuafa, yang digelar di SMKN 2 Semarang, Senin (8/5/2017).

Pada kesempatan tersebut sebanyak 15 siswa dari SMKN 02 Semarang menerima beasiswa, yang mana mereka adalah dari jurusan administrasi perkantoran dan manajemen pemasaran yang lolos mengikuti seleksi administrasi dan wawancara.

Kepala Kantor Perwakilan IZI Jateng, Djoko Adhi mengatakan, program ini merupakan penyaluran untuk tahun kedua, dimana IZI Jateng bersama Bazma Pertamina dan para donatur retail juga telah menyalurkan ke 5 SMK Negeri di Kota Semarang, Kudus, Tegal dan Purwokerto.

“Program beasiswa ini merupakan program untuk para pelajar SMK. Dengan program ini kami berharap mereka bisa lebih fokus belajar, dan bisa meringankan keluarga mereka yang mengalami keterbatasan dalam hal keuangan,” kata Djoko.

Djoko juga berharap, program ini bisa meringankan biaya pendidikan SMK yang sudah mulai dikurangi subsidinya oleh Pemerintah.

“Program ini bersifat pemberdayaan bukan charity, pasalnya ada beberapa kegiatan yang didesain untuk membekali anak anak SMK agar lebih berdaya,” tandasnya.

Bukan uang pendidikan saja yang diberikan kepada siswa, namun pihaknya setiap bulan juga memberi pendampingan spiritual dan motivasi entrepeneurship dari praktisi. Dan di akhir program juga akan diberikan modal bagi mereka yang minat untuk buka usaha.

Djoko Adhi yakin, program ini sangat tepat sasaran, karena yang ditargetkan adalah anak yang tergolong dhuafa, apalagi diketahui 70 persen anak SMK tergolong kurang mampu jika dibanding dengan mereka yang sekolah SMU.

Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 02 Semarang, Ishom mengaku sangat mengapresiasi IZI Jateng yang sudah mempelopori program beasiswa, dan donatur yang telah memikirkan anak-anak SMKN 02 tersebut.

“Kami apresiasi IZI Jateng yang telah mempelopori program ini. Dan dengan bantuan para donator anak-anak bisa diringankan biayanya,” kata Ishom.

Menurutnya, dari 1.249 siswa SMKN 02 Semarang, 45 persen diantaranya adalah kurang mampu yang memegang Kartu Indonesia Pintar.  

Sementara program beasiswa ini sendiri diperuntukkan bagi para pelajar yang kurang mampu dan mempunyai kemampuan akademik atau ektrakurikuler baik. “Mereka harus disupport untuk melanjutkan belajarnya,” pungkasnya. (Nn)

Biro Semarang