Panglima TNI: Penambahan Anggaran Perbatasan dan Pulau Terluar

0
87
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

BERITA JAKARTA – Penambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) Tahun 2017 yang dialokasikan untuk TNI guna penguatan sarana dan prasarana di daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar serta Alusista TNI termasuk penanggulangan terorisme.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dihadapan awak media usai mendampingi Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada Rapat Kerja bersama Komisi I DPR-RI terkait RKA-KL APBN-Perubahan Anggaran Kemhan/TNI Tahun Anggaran 2017 di Ruang Rapat Komisi I DPR-RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2017) kemarin.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengungkapkan bahwa rapat yang digelar secara tertutup tersebut membahas tentang APBN-P Tahun 2017 untuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kemeterian Pertahanan (Kemhan). “Hasil rapat tersebut, anggaran yang disetujui Komisi I DPR-RI sebesar Rp5,4 triliun,” ungkapnya.

Dijelaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bahwa anggaran yang sudah disetujui Komisi DPR-RI tersebut akan dialokasikan ke masing-masing Unit Organisasi (UO) Kemhan dan TNI, dengan perincian UO Kemhan Rp1,1 trilyun lebih, Mabes TNI Rp900 milyar lebih, TNI AD Rp1 triliyun lebih, TNI AL Rp1 trilyun lebih dan TNI AU Rp1,2 trilyun lebih. “Anggaran yang diajukan sudah tidak ada masalah, sudah selesai,” pungkasnya. (CR-2)