Rektor UMTS Layak Maju Pilwakot Padang Sidimpuan

0
140
Mukhsana Pasaribu, MA

BERITA SINDIMPUAN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Padang Sidimpuan tahun 2018 mendatang akan segera dilaksanakan. Sebagaimana biasanya, Pilkada selalu saja menarik dengan berbagai problematika yang mengikutinya. Dimulai dari persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), partai dengan pendaftaran kandidat, termasuk oknum yang bermunculan dengan berbagai visi dan misinya.

Secara perlahan di Kota Padang Sidimpuan juga semakin marak dengan bermunculannya spanduk para Bakal Calon Walikota, baik dari muka baru dan lama dari berbagai latar belakang profesi, tetapi masih di dominasi orang-orang politik.

Dari kesemuaan itu, kemudian yang menarik adalah tidak adanya kandidat yang muncul dari kalangan akademisi. Padahal menurut beberapa kalangan masyarakat, terutama aktivis gerakan mahasiswa sudah seharusnya pigur dari dunia aktivis terlibat dalam Pilkada ini. Sentuhan kaum akademisi dengan khas intelektualnya dianggap paling tepat untuk membenahi banyaknya persoalan Kota Padang Sidimpuan.

Terkait hal itu, Zulham Hidayah Pardede, aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah Padang Sidimpuan yang juga Ketua Umum PC IMM Tapanuli Selatan Padang Sidimpuan menyatakan persetujuannya tentang opini bahwa sudah saatnya masyarakat bersama-sama mendorong Partai agar melirik kaum akademisi yang ada di Kota Padangsidimpuan.

“Salah satu pigur yang cukup familiar adalah Mukhsana Pasaribu, MA, Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS),” ungkapnya ketika berbincang ringan dengan Beritaekspres.com, Rabu (26/7/2017).

Secara pribadi sambungnya, dirinya sepakat kalau Kota Padang Sidimpuan ini butuh sentuhan dari kaum akademisi murni. Tentang Kakanda Mukhsana Pasaribu, MA, Rektor UMTS yang dinilai beberapa kalangan layak untuk memimpin Kota Padang Sidimpuan adalah sebuah kabar yang mengembirakan.

“Saya merasa beliau punya peluang dan sangat menjanjikan. Pengalaman memimpin kampus UMTS dengan nama besarnya tentu menjadi modal yang sangat berharga. Tapi sekali lagi, semua itu kembali ke beliau. Mudah-mudahan beliau berkenan menempuh jalur Pilkada ini untuk membenahi Kota Padang Sidimpuan yang lebih baik lagi,” terang Zulham.

Ditambahkannya, terlepas sebagai kader Muhammadiyah dirinya akan sangat mendukung setiap kandidat yang punya perhatian khusus terhadap peningkatan pendidikan dan pemberantasan korupsi.

“Siapapun kandidatnya, saya pikir dua poin tersebut harus dijadikan prioritas kerjanya,” pungkas Zulham Hidayah Pardede sambil menegaskan bahwa statmen yang dikeluarkannya bukanlah sikap organisasi yang ia pimpin. (CR-4)