Janji PNS K2, Oknum Dewan DPRD Sumut Tega Tipu Guru

0
79
Ilustrasi

BERITA SUMUT – Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara berinisial LL diduga telah melakukan penipuaan terhadap korbannya, Ama Junes Lase yang dijanjikan pengangkatan Guru Kategori Dua (K2) pada bulan November 2013 silam.

Namun hingga kini, janji tinggal janji, uang korban yang dimintainya pun tak kunjung dikembalikan. “Baru Rp5 juta uang yang dia kembalikan. Dan sisanya Rp50 juta sampai sekarang belum juga dia kembalikan dengan berbagai macam alasan,” ungkap korban Ama Junes Lase lirih kepada Beritaekspres.com, Sabtu (19/8/2017).

Lebih menyedihkan sambung korban, ketika dirinya menagih, LL selalu tidak mengubris dan bahkan mengancam bisa saja dia ngak bayar karena tanpa bukti. “Coba sikapnya seperti itu sekarang. Padahal kami masih ada hubungan famili dan waktu penyerahan disaksikan istri saya,” katanya.

Persoalan itu bermula, ketika dirinya meminta bantu kepada LL terkait pengangkatan Guru Kategori Dua (K2) pada bulan November 2013 silam. LL pun menyanggupi dan meminta uang kepada korban sebesar Rp55 juta jika ingin lolos diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kategori Dua.   

Karena keinginan korban kuat ingin menjadi PNS korban pun berusaha mencari uang yang diminta LL agar lolos diangkat menjadi PNS Kategori Dua pada pembukaan bulan November 2013 silam. Setelah dapat, uang sebesar Rp55 juta itu diserahkannya korban dirumah LL di Mudik, Kota Gunungsitoli, Nias.

“Padahal uang yang saya serahkan Rp55 juta dirumahnya itu disaksikan oleh istri saya langsung. Namun sekarng dia kalau ditagih selalu mengancam seperti itu karena penyerahan uangnya tanpa bukti hanya berdasarkan saudara dan kepercayaan,” ulasnya lagi.

Namun tambah korban, sampai sekarang setelah sudah bertahun-tahun janji tinggal janji. Bahkan LL berusaha menghindar dan melupakan janjinya setelah menerima uang sebesar Rp55 juta itu. “LL tega dengan saya orang susah. Uang sejumlah itu saya boleh pinjam dan masih mencicil hingga sekarang,” tandasnya.

Sebelumnya, LL ketika dikonfirmasi awak media usai Paripurna LKPJ dengan Gubernur Sumatera Utara dikantornya di DPRD, tidak mengakui pernah terima uang dari Ama Junes Lase. “Ngak ada itu lagi pula saya tidak kenal dia dan sudah hebat kali dia rupanya ya,” kilah LL ketus kepada awak media.

Kalaupun dirinya kata LL, dibilang sudah menerima uang lalu buktinya mana? ada ngak korban buktinya bahwa saya menerima uangnya. “Buktinya mana dan saksinya siapa?. Jadi jangan sembarangan menuduh atau bicara harus ada buktinya dong,” pungkas LL sambil berlalu meninggalkan awak media. (Rendy)