Walikota Bekasi Silahturahmi Dengan Warga Pondok Timur Mas

0
255
Dr. H. Rahmat Effendi

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi bersilahturahmi dengan warga Komplek Pondok Timur Mas pada kegiatan Subuh Keliling sekaligus penandatanganan Prasasti penggunaan Masjid Al-Ihsan di Jalan Jingga Mas 4 No.24-25, Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu (19/8/2017) pagi.

Dalam kegiatan itu, Rahmat Effendi didampingi Camat Bekasi Selatan, Tajuddin, Sekcam dan Aparatur di wilayah Kecamatan Bekasi Selatan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Al-Ihsam Pondok Timur Mas dan Villa Jaka Setia, Dadang Ariyoes Mustofa mengucapkan terima kasihnya, karena saat Subuh Keliling tahun 2012 silam Walikota Bekasi telah memberikan bantuan sebesar Rp200 juta untuk membangun Masjid Al-Ihsan.

“Saat ini masjid kami telah selesai dan dipergunakan sebagai tempat kajian-kajian Islami, bahkan kami telah memiliki Taman Kanak-Kanak dan Taman Pendidikan Al-Qur’an,” terang Dadang.

Kami juga sambung Dadang, memohon kepada Walikota Bekasi, Rahmat Effendi untuk dapat memberikan persetujuan penggunaan lahan fasos fasum yang rencananya akan dibagun sarana pendidikan yang luasnya kurang lebih 1.300 meter persegi,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Rahmat mengatakan, terkait dengan pengajuan penggunaan fasos fasum, ijin dari Pemerintah hanya legalitas saja. Namun yang lebih penting adalah ijin dari lingkungan dan masyarakat sekitar mau digunakan apa fasos fasum tersebut.

“1200 lebih Masjid di Kota Bekasi dan saya telah mengeluarkan kebijakan untuk membebaskan biaya pengurusan ijin rumah ibadah kalau memang Masjid Al-Ihsan belum memiliki ijin, segera urus ijinnya, termasuk juga rencana untuk pembangunan sarana pendidikan,” kata Rahmat.

Saya juga lanjut Rahmat, menginginkan peningkatan proses pelayanan KTP Elektronik bisa menggunakan sistem delevery order. “Jadi KTP yang sudah di cetak diantar langsung ke warga oleh pihak Kelurahan atau Kecamatan jadi warga tidak perlu mondar-mandir ke Kelurahan,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu juga Rahmat, menjelaskan tentang Kartu Sehat yang telah bekerjasama dengan 39 RS Swasta di Kota Bekasi dan 19 RS di luar Kota Bekasi. “KS ini juga tidak ada pungutan dan disiapkan untuk fasilitas kelas 3 serta tanpa batas dalam arti digunakan sampai dengan sehat,” pungkasnya (Gie/Adv)