Tim Ekspedisi NKRI Evakuasi Pasien TBC ke RSUD Mappi Papua

0
103
Tim NKRI Evakuasi Warga

BERITA PAPUA – Tim Ekspedisi NKRI Subkorwil-2 Mappi membantu proses evakuasi pasien seorang ibu yang mengidap penyakit TBC, Ibu yang bernama Germana (45) ini dibawa dari Pelabuhan Distrik Obaa menuju RSUD Kota Kepi dengan menggunakan Speedboat pada pukul 10.00 WITA, Sabtu (19/8/2017) kemarin.

Evakuasi itu terpaksa dilakukan karena kondisi pasien Ibu Germana mengaku sudah tidak tahan lagi menahan rasa sakit yang dideritanya.

Kepada Beritaekspres.com, PMK Puskesmas Kampung Kotiak Distrik Passue yang turut mengantar pasien, Rianto (27) mengatakan, sebelum pasien tiba di Pelabuhan Distrik Obaa, pasien dirujuk dari Puskesmas Kampung Kotiak Distrik Passue.

Namun sambung Rianto, karena keterbatasan fasilitas kesehatan dan kebutuhan obat-obat yang dibutuhkan tidak ada makanya pasien terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kepi.

“Kondisi pasien sudah tidak kuasa menahan rasa sakit, akhirnya pasien segera dievakuasi dengan menggunakan speedboat yang menempuh perjalanan selama 1 jam. Sebab, transportasi yang bisa dilalui antar Distrik hanya menggunakan transportasi air,” terangnya, Minggu (20/8/2017).

Kegiatan evakuasi di Pelabuhan Distrik Obaa dibantu Tim Pengabdian Masyarakat dan Sosial Budaya Ekspedisi NKRI Subkorwil 2 Mappi yang bertepatan dengan giat pengambilan data sekunder jalur tansportasi air antar distrik di Pelabuhan Distrik Obaa.

Suasana Pelabuhan yang sangat ramai dengan kegiatan penurunan barang-barang dari kapal menyebabkan aktivitas proses evakuasi tidak terlalu diperhatikan masyarakat sekitar pelabuhan.

Tim ekspedisi NKRI yang berada disana bergerak dengan cepat untuk membantu menurunkan pasien dari speedboat dan langsung menghubungi pihak RSUD Kota Kepi agar segera mendatangkan ambulan ke pelabuhan.

Setelah ambulan tiba selama 15 menit, peserta ekspedisi langsung membantu mengangkat pasien ke dalam ambulan, perjalanan ditempuh selama + 15 menit menuju RSUD Mappi dari pelabuhan distrik Obaa.

Menurut Abdul Rojak Harahap salah satu peserta ekspedisi yang ikut membantu evakuasi pasien menambahkan, jika lingkungan sekitar kita membutuhkan kita, kita harus membantu, karena mereka saudara kita,” pungkasnya. (CR-3)