Kepala PPATK: Sisa Asset Bos First Travel Sebesar Rp7 Miliar

0
122
Suami Istri Bigg-Boss First Travel

BERITA JAKARTA – Berdasarkan penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK), ditemukan adanya sisa aset milik bigg-boss Biro Perjalanan umrah “First Travel” Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari sebesar Rp7 miliar.

Dikatakan, Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin, seluruh sisa aset tersebut tersimpan dalam 50 rekening dan sudah dibekukan oleh PPATK.

Selain itu, sambung Kiagus, ada juga sisa aset yang berbentuk asuransi. “Ya ada sisa dana. Sisa dananya ada dari rekening-rekeningnya. Ada 50-an rekening yang di dalamya terdapat dana Rp7 miliar. Saya lupa tapi rasanya dalam rupiah ya,” terang Kiagus dikutif dari Kompas.com, Selasa (29/8/2017).

Kiagus juga membenarkan, adanya aliran dana yang digunakan bos First Travel untuk membeli saham sebuah restoran di London, Inggris, sebesar 40 persen.

Menurut Kiagus, PPATK tengah menelusuri apakah masih terdapat sisa dana dari pembelian saham restoran tersebut.

“Iya. Kalau transaksi ke luar negeri itu ada. Tapi itu nanti ditelusuri lagi apakah sisa dananya masih ada,” jelasnya.

Kiagus mengungkapkan bahwa PPATK telah menyerahkan hasil penelusuran dan analisis aliran dana rekening milik bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, ke penyidik Bareskrim Polri.

Dari analisis itu, PPATK menduga adanya tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.

“Kalau ada upaya untuk menyamarkan dana hasil kejahatan ya itu TPPU. Mestinya ada TPPU-nya,” kata Kiagus.

Diketahui, dari 72.682 orang pendaftar, First Travel baru memberangkatkan 14.000 orang. Selebihnya, sebanyak 58.682 calon jemaah masih terkatung-katung menunggu kepastian.

Adapun PPATK sudah meminta Polri membekukan rekening First Travel. Namun, dari dua rekening perusahaan tersebut, saldonya hanya berkisar Rp1,3 juta-Rp1,5 juta. (***)