Sering Peras Pemakai Narkoba Polisi Gadungan Dibekuk Polisi

0
67
Kedua Pelaku

BERITA JAKARTA – Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan berhasil membekuk polisi gadungan yang mengaku dari Anggota Polda Metro Jaya dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memeras masyarakat pengguna narkoba hingga belasan juta di Kawasan Tamansari, Jakarta Barat, Selasa (19/9/2017) kemarin. 

Pelaku bernama Heru S (35) bersama wanita berparas cantik DA (30) berhasil diringkus petugas di Kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Dari tangan mereka, polisi mendapati  dua paket narkoba jenis sabu dan pistol airsoft gun.

Kasat Narkoba Polres Jaksel Kompol Vivieck Tjangkung didampingi Kanit narkoba AKP Andung mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peredaran narkoba. Setelah ditelusuri pihaknya, mengamankan dua orang di Kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Selain mengaku Polisi dan Anggota BNN, pelaku juga kerap melakukan aksi kejahatan dengan menyamar sebagai wartawan,” ungkapnya.

Vivick menyatakan, modus yang dilakukan pelaku polisi gadungan dengan cara mendatangi korban yang merupakan pengedar maupun pemakai narkotika. Pelaku, seolah-olah ingin melakukan penangkapan dengan menyebut dirinya sebagai polisi narkotika dari Polda Metro Jaya.

“Dia punya lencana polisi yang dia pesan di daerah Pramuka. Untuk menakut-nakuti korban, dia juga bawa senjata jenis air soft gun. Terkadang dia juga mengaku sebagai anggota BNN,” ulas Vivick lagi.

Korban yang ketakutan kemudian diminta pelaku menyerahkan uang damai yang nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah berikut barang bukti narkotika hasil tangkapannya dijual kembali di Kawasan Kota, Taman Sari, Jakarta Barat.

“Sebelum penangkapan dia baru saja memeras korbannya Rp15 juta dan mengambil 8 gram sabu. Lima gramnya sudah dia jual. Sisanya dia serahkan ke teman perempuannya,” ungkap Vivieck.

Dari pengakuan pelaku, kejahatan serupa sudah dilakukan beberapa kali dengan modus yang sama. Dalam penangkapan itu polisi menyita sejumlah barang bukti seperti dua paket sabu, lencana polisi, senjata air soft gun, kartu anggota Polri palsu, kartu anggota BNN palsu dan kartu nama pelaku dan kartu pers palsu.

Pelaku polisi gadungan tersebut kini meringkuk di tahanan Mapolres Jakarta Selatan dan dikenakan dengan Pasal 114 (1) subsider (2) dengan ancaman kurungan maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (Yon)