180 Hari Berlalu, Penyerang Novel Baswedan Belum Terungkap

0
227
Novel Baswedan

BERITA JAKARTAKetua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan belum terungkapnya peristiwa penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Peristiwa penyerangan itu sudah berlalu selama 180 hari. Namun, pihak Kepolisian hingga kini, belum menemukan satu pun tersangka atau pelaku penyerangan tersebut.

“Justru sampai detik ini terasa semakin gelap dan tidak jelas, nihil perkembangan,” kata Dahnil seperti dikutif dilaman Kompas.com, Senin (9/10/2017).

Saat ini sambungnya, kondisi mata Novel sudah semakin membaik. Novel akan segera menjalani operasi mata keduanya pada pertengahan Oktober bulan ini.

Pada pertengahan November, Novel diprediksi sudah pulih total dan bisa kembali bekerja. Namun, di tengah membaiknya kondisi Novel, Kepolisian belum juga menemukan titik terang atas kasus penyerangannya.

“Nyaris nihil perkembangan, meskipun berbagai media dan kelompok masyarakat sipil telah menyampaikan banyak hal secara terbuka terkait dengan dugaan-dugaan siapa pelaku penyiraman terhadap Novel. Tetap, perkembangan gelap gulita,” ungkapnya.

Dahnil justru menganggap kasus penyerangan Novel ini makin kusut dan kabur. Sebab, belakangan justru muncul upaya kriminalisasi terhadap Novel.

Sementara itu, Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman melaporkan Novel Baswedan ke polisi. Dia menuding Novel telah mencemarkan nama baiknya melalui surat elektronik. (CR-2)