Pangdam IV : Prajurit Unggul Hanya Mengenal Nomor Satu

0
120
Pangdam IV/Diponegoro saat Kunker di wilayah Korem 071/WK

BERITA PURWOKERTO – Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman beserta istri, Dewi Tatang Sulaiman melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke wilayah Korem 071/WK, Jumat (27/10/2017).

Kunjungan kerja tersebut merupakan salah satu upaya dalam pembinaan satuan sekaligus meresmikan rumah tembak dan lapangan tembak Moch. Bahroen Korem 071/WK di Purwokerto. 

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IV dan Dansat jajaran Korem 071/WK beserta tokoh Agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan umat beragama wilayah Banyumas memberikan apresiasi kepada Danrem, atas usahanya membangun satuan. 

“Jadikan ini sebagai inspirasi para Dansat untuk melaksanakan kebaikan terhadap satuannya. Bila kita memberi kehidupan kepada satuan, maka satuan akan memberikan kehidupan kepada kita apa saja,”  tutur Pangdam.

Pangdam juga menekankan pentingnya menata lingkungan satuan, karena badan, pikiran dan jiwa manusia dalam bekerja sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja kita.

“Bila lingkungan kerja bersih dan nyaman, badan kita sehat, pikiran bersih, maka kinerja kita menjadi lebih baik,” ujarnya.

Terkait peresmian rumah tembak dan lapangan tembak Moch Bahroen, Mayjen TNI Tatang Sulaiman menyatakan bahwa pembangunan dan penataan lapangan tembak ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan prajurit yang jago tembak, seperti yang disampaikan Kasad Jenderal TNI Mulyono. “TNI AD itu berdisiplin tinggi, jago tembak, jago perang, jago bela diri dan memiliki fisik yang prima,” tegasnya. 

Prajurit yang jago-jago itu, lanjut Pangdam, bila ditandingkan yang menjadi juara hanyalah prajurit unggul. “Karena prajurit unggul hanya mengenal nomor satu. Mereka tidak mengenal nomor dua atau tiga, yang tertanam dalam hati hanyalah nomor satu,” tandas Pangdam. (NN)

Biro Semarang