Ketua BPPH PP PC Demak : Junjung Tinggi Persatuan dan Jaga Semangat

0
207
Ketua BPPH PP PC Demak, Wahyu Puji Widodo, SH

BERITA SEMARANG – Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila (PP) Majelis Pimpinan Cabang (PC) Kabupaten Demak, Wahyu Puji Widodo, SH menyampaikan, semangat persatuan yang digelorakan Mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit yakni Sumpah Palapa masih terngiang dilubuk sanubari pemuda Indonesia.

Seperti sumpah yang didengungkan Mahapatih Gajah Mada ‘Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa’ yang mempunyai arti, aku tidak akan makan buah palapa sebelum daerah di seluruh nusantara dipersatukan di bawah kekuasaan Majapahit.

“Sumpah Palapa menumbuhkan semangat rasa persatuan dan kesatuan bagi seluruh elemen bangsa Indonesia yang bermakna persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Wahyu di Semarang, Sabtu (28/10/2017).

Selanjutnya para pemuda Indonesiapun sepakat mengikrarkan diri ke dalam Sumpah Pemuda yang berbunyi, Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbahasa satu, bahasa Indonesia.”

Tidak dapat dipungkiri, akhir-akhir ini banyak terjadi persoalan dan ketimpangan sosial yang semakin mengikis semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Dis integrasi bangsa terjadi dengan sangat mudahnya hanya karena perbedaan pandangan dalam mendukung para calonnya masing-masing dalam pelaksanaan Pilkada.

“Padahal pelaksanaan Pilkada jauh dari daerah aslinya. Kemajuan teknologi yang juga diharapkan mampu mempermudah akses informasi, ternyata dimanfaatkan untuk menyebarkan berita-berita hoax semata,” ungkapnya.

Sementara dalam meneladani Sumpah Palapa yang diteruskan melalui Sumpah Pemuda, sebagai pemuda Indonesia hendaknya  mampu mengisi ruang-ruang yang selama ini menimbulkan ketimpangan sosial akibat dari adanya kebijakan-kebijakan yang belum secara utuh mensejahterakan rakyat Indonesia.

“Kami para pemuda yang tergabung dalam barisan Pemuda Pancasila khususnya di BPPH Pemuda Pancasila Kabupaten Demak menawarkan jalan keluar untuk menyelesaikan masalah kebangsaan yang akhir-akhir ini justru semakin menipiskan rasa kebangsaan dan persatuannya,” tukas Wahyu.

Pihaknya juga menyerukan kepada segenap elemen pemuda untuk selalu menjunjung tinggi dan menjaga semangat persatuan dan kesatuan pada pemuda dan pemudi sebagaimana yang telah diikrarkan dalam Sumpah Pemuda.

“Serta membangun kader-kader muda yang militan melalui pendidikan dan pelatihan yang berbasiskan pada Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia,” lanjutnya.

Selain itu, juga menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat melalui gerakan sosial khususnya dalam kontek penyuluhan dan pembelaan hukum kepada masyarakat yang mendambakan keadilan sebagai dampak dari ketimpangan sosial yang ada. (Nining)

Biro Semarang