Selain Untuk Wisata, Waduk Jatibarang Sebagai Sumber Air Bersih

0
94
Diskusi Prime Topic MNC Trijaya FM Semarang, yang bertema ‘Moratorium Air Tanah’

BERITA SEMARANG – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Drs Rukma Setyabudi MM, menyampaikan, Waduk Jatibarang sudah saatnya dijadikan sebagai sumber air bersih (air minum) bagi masyarakat Kota Semarang. Selain sebagai tempat wisata, tempat tersebut juga bisa untuk sumber air bersih.

Demikian dikatakannya saat Diskusi Prime Topic MNC Trijaya FM Semarang yang bertema ‘Moratorium Air Tanah’, yang digelar di lobi Hotel Quest Semarang, Jumat (24/11/2017).

Menurutnya, saat ini eksploitasi air tanah di kota Semarang sangat mengkhawatirkan. Akibat eksploitasi air tanah yang berlebihan, tanah menjadi ambles hingga 1 meter/tahun.

“Hal itu tak boleh terjadi lagi,” tandasnya.

Rukma katakan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Semarang jangan mengambil air dari satu atau dua sumber saja. Namun PDAM bisa memanfaatkan sumber lain seperti Kaligarang, Waduk Jati Barang dan lainnya.

“Kami berharap kebutuhan masyarakat tercukupi, dan alam kelestariannya tetap terjaga,” ujarnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat yang menggunakan air tanah 100 m3/hari agar membuat sumur resapan. Hal tersebut sebagai langkah konservasi agar persediaan air tanah tidak cepat habis.

Kepala Bidang Geologi Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah, Bambang Mandala Putra menjelaskan, kondisi tanah di Kota Semarang akibat eksploitasi air tanah berlebihan sudah masuk zona merah.

Ada tiga tempat di Jawa Tengah yang mengalami penurunan tanah, yaitu Kota Semarang, Pekalongan dan Tegal.

“Tiga tempat tersebut masuk kategori tanah muda, yakni tanah yang berusia 700 ribu tahun, sehingga jika air tanah dieksploitasi terus menerus, tanah akan semakin turun permukaannya,” jelas Bambang. (Nining)

 

Biro Semarang