Politikus NasDem Desak Polisi Lanjutkan Kasus Pimpinan KPK

0
85

BERITA JAKARTA – Politikus Partai NasDem Teuku Taufiqulhadi mendesak Bareskrim Polri untuk melanjutkan proses hukum terhadap kasus Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang.

Kasus itu sambungnya, harus dilanjutkan karena Bareskrim telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

“Harus dilanjutkan, jangan bermain-main dengan hukum,” kata Taufiqulhadi dikutif dari laman CNNIndonesia, Senin (27/11/2017).

Menurutnya, Kepolisian harus bekerja profesional terhadap perkara tersebut agar proses hukum berjalan sesuai dengan prosedur.

Anggota Komisi III DPR ini menuturkan, penyidik Polri harus tetap melanjutkan kasus yang dituduhkan kepada Agus dan Saut, yakni dugaan penyalahgunaan wewenang.

Taufiq berpendapat, Polri akan dinilai tebang pilih dalam menangani perkara jika menunda atau menghentikan penyidikan perkara tersebut.

“Masa keluar SPDP tiba-tiba berhenti, menurut saya harus diproses. Bagaimana nanti kalau misalnya seperti itu, penegakan hukum berat sebelah dong,” ujarnya.

Dalam SPDP kasus Agus-Saut yang ditandatangani Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Herry Rudolf Nahak, penyidik disebut telah menemukan dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 263 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 UU KUHP dan atau Pasal 421 UU KUHP.

Seperti diketahui, Agus dan Saut dilaporkan ke polisi karena diduga memalsukan surat masa perpanjangan pencegahan ke luar negeri bagi Ketua DPR-RI Setya Novanto terkait perkara dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

Perpanjangan pencegahan dikeluarkan tak lama setelah Setya menang Praperadilan atas status tersangka dalam perkara megah proyek e-KTP yang dituding rugikan negara sebesar Rp2,3 Triliun. (CR-2)