Rugi Rp600 Juta, Polisi Bekuk Pria Pekerjakan Tuyul Taksi Online

0
99
Para Pelaku

BERITA JAKARTA – Sebanyak 12 orang diringkus Tim gabungan Subdit Ranmor Ditreskrimum dan Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) di Kawasan Jalan Aries Utama, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (31/1/2018).

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta mengatakan, mereka ditangkap karena telah melakukan orderan fiktif Grab Car atau yang kerap disebut orderan tuyul. Satu pelaku, AA (23) merupakan otaknya, dia berperan me-root ponsel agar bisa menggunakan orderan tuyul.

“Orderan tuyul itu, mereka seolah-olah melakukan pekerjaan mengantar atau pun menjemput konsumen. Padahal orderan tersebut palsu. Mereka tidak mengantar sama sekali,” terangnya.

Polisi menyita 10 ponsel yang dijadikan tuyul dalam aplikasi tersebut. Lalu, satu pelaku CRN (33) seorang ibu rumah tangga sebagai perantara menerima ponse driver lalu diserahkan ke AA untuk di-root. Kemudian mengembalikan kepada driver lagi untuk digunakan usai di-root.

“Sedangkan 10 pelaku lainnya berperan sebagai driver dan penumpang fiktif, yaitu RJ, GJH, YR, FA, Da, ET, PA, Ma, FF, dan WT,” kata Nico.

10 pelaku itu mendaftar secara resmi sebagai driver Grab Car. Hanya saat melakukan pengantaran melakukan orderan fiktif.

“Dari tangan para pelaku kami sita 170 ponsel yang sudah di-root. Atas kejadian ini pihak Grab mengaku dirugikan sebesar Rp600 juta,” pungkasnya. (Yon)