Isi Kekosongan Jabatan Hakim Agung, KY Loloskan 23 CHA

0
78
Kantor PKY Jateng

BERITA SEMARANG – Komisi Yudisial (KY) telah meloloskan 23 Calon Hakim Agung (CHA) dari 69 peserta seleksi kualitas CHA Periode II Tahun 2017-2018. Penetapan kelulusan seleksi tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno KY, Rabu 28 Februari 2018 di Gedung KY, Jakarta Pusat.

Menurut informasi dari Penghubung KY Jawa Tengah, CHA yang lolos tersebut terdiri dari 18 orang dari jalur karier dan 5 orang dari jalur non karier.

“Berdasarkan kamar yang dipilih, sebanyak 6 orang lolos seleksi di kamar Agama, 7 orang lolos di kamar Perdata, 7 orang lolos di kamar Pidana, dan 3 orang lolos di kamar Militer. Namun, tidak ada CHA yang lolos seleksi kualitas di kamar Tata Usaha Negara,” ungkap Plt Koordinator Penghubung KY Jateng, Ferry Fernandes di Semarang, Kamis (1/3/2018).

Menurutnya, dilihat dari profesi CHA yang lulus seleksi kualitas, 18 orang adalah hakim karir, 3 orang akademisi, dan 2 orang berprofesi lain. Sedangkan berdasarkan kategori strata pendidikan, 11 orang bergelar master (S2) dan 12 orang bergelar doktor (S3).

Untuk pengumuman hasil seleksi kualitas CHA dapat dilihat di website KY yaitu www.komisiyudisial.go.id mulai 28 Februari 2018, dan disampaikan surat pemberitahuan kepada pengusul CHA.

“Bagi CHA yang memenuhi lolos seleksi kualitas berhak mengikuti Tahap III, yaitu seleksi kesehatan dan kepribadian,” kata Ferry.

Dalam rangka penelusuran rekam jejak, KY bekerja sama dengan KPK dan PPATK terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) serta aliran dana yang tidak wajar dari CHA.

Untuk itu, KY mengharapkan partisipasi masyarakat (dengan identitas yang jelas) agar memberikan informasi atau pendapat secara tertulis tentang integritas, kapasitas, perilaku, dan karakter CHA yang dinyatakan lolos seleksi kualitas.

Informasi atau pendapat tertulis diharapkan diterima Tim Seleksi Calon Hakim Agung Republik Indonesia paling lambat Kamis (29/3/2018).

Seleksi tersebut untuk mengisi kekosongan delapan jabatan hakim agung di MA, yakni 1 orang di kamar Agama, 3 orang di kamar Perdata, 1 orang di kamar Pidana, 2 orang di kamar Militer, dan 1 orang di kamar Tata Usaha Negara. (Nining)

Biro Semarang