Terkait OTT, LBH Koalisi LSM dan Pengacara Beri Dukungan Kejari Semarang

0
160
LBH Koalisi LSM dan Pengacara Beri Dukungan Kejari Semarang

BERITA SEMARANG – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Koalisi LSM dan Pengacara Penegak Hukum dan Kebenaran Jawa Tengah, Sumarsono, SH, MH menyatakan dukunganya kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang yang telah melakukan operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap seorang pegawai BPN Semarang.

“Kami mendukung Kejari Semarang untuk mengusut tuntas kasus-kasus korupsi, kolusi, nepotisme, gratifikasi maupun suap di bidang pelayanan publik. Kejari jangan tebang pilih, yang memberipun harus diusut tuntas,” ungkap Sumarsono kepada BeritaEkspres.com di kantor Kejari Semarang, Rabu (14/3/2018).

Pihaknya akan terus mendukung Kejari Semarang dalam upaya penegakan hukum, khususnya dalam bidang pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme. “Perlu didukung dan didorong agar konsisten dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, termasuk dalam menghadapi kelompok atau golongan yang memiliki resistensi dengan kinerja positif Kejari Semarang,” kata Sumarsono.

Pihaknya juga mengajak kepada segenap elemen masyarakat agar terlibat aktif dan mendukung Kejari Semarang dalam pengawasan dan pemberantasan korupsi, khususnya dalam bidang pelayanan publik.

“Kami LBH Koalisi LSM dan Pengacara Penegak Hukum dan Kebenaran Jateng siap dan bersedia menjadi mitra dan terlibat aktif dalam pengawasan serta penegakan tindakan yang melanggar pemberantasan korupsi di bidang pelayanan publik,” tandasnya.

Kepala Divisi Informasi dan Kebijakan Publik, Aris Munandar berharap pihak Kejari terus mengembangkan kasus tersebut hingga tuntas.

“Dan jangan sampai ini hanya OTT yang kebetulan. Mungkin ke depan Kejari bisa melakukan seperti system penyadapan yang dilakukan KPK. Namun kami mengapresiasi kerja dari Kejari Semarang atas keberhasilan ini,” kata Aris.

Sementara itu Kajari Semarang, Dwi Samudji SH. MHum mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dari warga Semarang sendiri.” Ini seperti suplemen bagi saya dan tim saya, sepeti menambah darah segar agar lebih giat lagi melaksanakan tugas di Kejaksaan khususnya dalam hal penyidikan dan penuntutan,” ujarnya.

Menurutnya, selain dari Semarang, dukungan juga datang dari berbagai daerah seperti Tarakan, Bima, dan Jawa Timur.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Semarang telah melakukan OTT terhadap Kasubdit Pemeliharaan Data Pertanahan BPN Semarang atas nama Windari Rochmawati pada hari Senin (5/3/2018) sekitar pukul 16.00 WIB di kantor BPN Semarang.

Selain itu diamankan juga barang bukti berupa uang lebih dari Rp 600 juta . (Nining)

Biro Semarang