Zulham Hidayah Terpilih Jadi Ketua Umum IMM Sumut 

0
116

BERITA SUMUT – Zulham Hidayah Pardede akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Periode 2018-2020.

Hasil itu didapat setelah Musyawarah Daerah (Musyda) XVIII IMM Sumatera Utara yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Minggu (25/3/2018) kemarin malam.

Sebelumnya, 12 nama terpilih sebagai formatur dalam pemilihan babak pertama pada Musyda XVIII. Ke-12 nama itu, Zaid Zar Lubis, Zikri Azizan, Irpan Adi Rambe, Rahmad Darmawan, Imam Fachrur, Darwin Hutagalung.

Ahmad Rasyid, Annisyah Silitonga, Nasir Alfan, Rahmatul Aulia, Rivai Ardani dan Seftian eko Prabata. Kedua belas nama tersebut merupakan formatur yang kalah dalam pemilihan Ketua Umum DPD IMM.

DPP IMM memberi waktu selama 2 pekan kepada Zulham Hidayah dan ke-12 formatur lainnya menyusun kepengurusan lengkap untuk disahkan dengan sebuah Surat Keputusan (SK).

Sementara itu, dalam pidatonya, Zulham Hidayah Pardede menguncapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan untuk memimpin IMM Sumut.

“Ke depan, saya berharap kita bisa saling menguatkan, saling mendukung untuk membangun gerakan IMM Sumut yang lebih baik lagi dan terukur,” katanya. 

Zulham bercita-cita membawa IMM Sumut memiliki karakter yang kuat dan melahirkan pemuda dengan potensi yang bersiap tampil dalan event nasional maupun internasional. “Insya Allah IMM Sumut memiliki kader yang kuat imannya, tinggi ilmunya dan kokoh semangat hidupnya,” harap Zulham. 

Selain itu, Zulham Mahasiswa Program Megister Manajemen Pendidikan mengatakan, khawatir melihat masa depan bangsa Indonesia. Terlebih atas serangan narkoba, pergaulan bebas dan liberalisasi hampir disetiap lini.

“Kader IMM Sumut harus mengambil peran. Kita harus bersatu, saling bergandengan. Modal awal kita adalah bersatu untuk Reaktualisasikan gerakan,” serunya. 

Tantangan pada periode kepemimpinannya, lebih pada upaya bangkit dan menegaskan identitas sebagai kader umat dan kader bangsa. Untuk itu kaderisasi, kristalisasi dan konsolidasi menjadi perhatian utama ke depan,” pungkas Zulham. (Faisal Fariz)