Titin Herawati Sosok Jaksa Wanita Cerdas dan Menginspirasi

0
571
TITIN HERAWATI UTARA

TITIN HERAWATI UTARA sosok perempuan Kartini “jaman now” yang bertugas sebagai abdi negara dalam bidang hukum sekaligus sebagai ibu rumah tangga. Karir yang diawali dengan lulus Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPJ) Tahun 2006, Titin meraih rangking 3 umum dan dapat penempatan di Kejaksaa Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.

Setelah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh Titin mendapat tugas pertama sebagai Jaksa di Kejari Mungkit lalu mendapat promosi menjabat sebagai Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi-Datun) di Kejari Ambarawa, Jawa Tengah dan kembali mendapat promosi menjadi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi-Pidsus) di Kejari Karawang, Jawa Barat.

Dalam menjalankan tugasnya di Kejari Karawang, Titin memperoleh penghargaan terbaik dalam penanganan kasus korupsi se-Kejari Jawa Barat. Penghargaan itu, diberikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi saat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kejati Jawa Barat, menindaklanjuti hasil Rakernas Kejaksaan di Bogor 15 Desember 2016.

Setelah bertugas di Kejari Karawang, Titin kembali mendapat promosi untuk menjabat sebagai Kepala Sub. Bagian Pembinaan Jaksa (Kasubagbin) di Kejari Jakarta Pusat hingga saat ini. “Memang rejekinya ada di Kejaksaan ya, saya masuk diterima disitu saya memulai perjuangan, mengembangkan karir dan pendidikan,” ungkapnya ketika berbincang ringan dengan Beritaekspres.com, Jumat (11/5/2018).

Selama kurun waktu dalam titian karirnya, pengalaman pahit – manis telah dialaminya ketika menjalankan tugas sebagai Jaksa. Titin membagi pengalaman yang tidak pernah dilupakan sepanjang karirnya sebagai penegak hukum, saat pertama kali menangani perkara pencurian.

Hampir semua wanita karir yang sudah berumah tangga dan mempunyai anak, rata-rata memiliki masalah yang sama yakni, bagaimana cara mengatur dan membagi waktu antara pekerjaan dan tugasnya sebagai istri sekaligus ibu dari anak-anaknya.

Titin pun, memberikan sedikit tips bagaimana ia menjalankan semua itu dalam kurun waktu selama berkarir di Corp Adhiyaksa. Meski mendapat dukungan penuh, dari suami namun ia juga selalu berusaha menyempatkan waktu untuk keluarganya.

Misalnya, setiap hari libur dan tidak ada tugas mendesak, Titin selalu menghabiskan waktu berkumpul dengan keluarga. “Dengan rasa tulus dan tanggung jawab saya secara maksimal mendampingi mereka dalam bekerja dan berkomunikasi dengan baik. Jadi semua juga berjalan dengan baik,” katanya.

Terkait profesinya sebagai aparat penegak hukum, Titin, mempunyai segudang pengalaman dalam menghadapi berbagai tekanan yang muncul baik sebagai abdi negara maupun sebagai ibu rumah tangga.  “Bagi wanita karir terutama bagi mereka yang menekuni profesi hukum agar bisa tetap bekerja dengan baik tanpa melupakan perannya dalam keluarga,” pesan Titin mengakhiri perbincangan. (Bambang)