Pemalang Jadi Sorotan Titik Kemacetan Mudik Lebaran 2018

0
58
Diskusi Prime Topic 'Mudik Jalan Layak dan Lancar'

BERITA SEMARANG – Terkait mudik lebaran, Komisi D DPRD Jateng meminta kepada Bina Marga yang mengelola Jalan Provinsi agar tidak ada lagi jalan yang beda tinggi. Selain itu untuk brexit-brexit harus disiapkan jalan alternative apabila terjadi penumpukan kendaraan di sana.

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi D DPRD Jateng, Muhammad Ichwan usai diskusi prime topic Trijaya FM yang bertema ‘Mudik Jalan Layak dan Lancar’ yang digelar di Quest Hotel Semarang, Senin (14/5/2018).

Pihaknya juga akan meminta kepada Dinas Perhubungan untuk menyiapkan rambu-rambu penunjuk arah (alternative) yang kini belum semuanya dibuat.

“Termasuk peta, nanti saya minta kepada Dinas Perhubungan,” kata Ichwan.

Menurut Ichwan, saat ini kondisi jalan yang masih perlu diperbaiki adalah di Wiradesa-Kajen dan Bantarbolang-Kesesi, karena di sana masih ada bahu jalan yang turun sekitar 50 senti dari badan jalan. “Saya sudah meminta untuk segera diperbaiki,” tandasnya.

Selain itu dirinya juga meminta jangan sampai ada jalan yang beda tinggi. “Ini sangat membahayakan, jika tiba-tiba ada kendaraan yang melaju cepat bisa terjadi kecelakaan,” katanya.

Untuk tahun ini Pemalang masih menjadi sorotan titik kemacetan di wilayah Jateng, karena di sana ada persimpangan baik dari arah jalan lingkar maupun jalan tol yang akan bertemu jadi satu sehingga akan terjadi penumpukan.

Selanjutnya, pihaknya akan memasang palang pintu kereta api yang sudah dianggarkan. Ada 11 titik yang akan dipasang palang pintu, yang akan direalisasikan tahun ini.

“Sebelum lebaran kita akan pasang satu palang pintu di daerah Mranggen, karena di sana keadaan mendesak dibutuhkan,” pungkasnya. (Nining)

 

Biro Semarang