Lagi, Adhy Tour & Travel Dipolisikan Korban Umroh

0
189
Korban Bersama Kuasa Hukum

BERITA BEKASI – Satu persatu korban dugaan penipuan Biro Perjalanan Adhy Tour & Travel milik Calon Wakil Walikota Bekasi Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2, Adhy Firdaus Saady yang berpasangan dengan Nur Supriyanto usungan PKS dan Gerindra mendatangi Polres Metro Bekasi Kota membuat laporan polisi, Minggu (24/6/2018).

Kali ini, Kuasa Hukum, Martin Iskandar kembali memberikan pendampingan terhadap korban jemaah umroh Adhy Tour & Travel, Ny. Meti Indri Poernami warga Geger Kalong Hilir RT.002/RW001, Kelurahan Sari Jadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, dengan laporan polisi bernomor: LP/1276/K/VI/2018/SKPT/Restro Bekasi Kota.

Kepada Beritaekspres.com, Martin Iskandar mengungkapkan, untuk polanya sama dengan korban-korban jemaah umroh sebelumnya bahwa terlapor, Yanthy Iriyanty Firdaus menawarkan promo umroh senilai Rp15 juta dengan kesepakatan akan diberangkatkan umroh 2-3 bulan setelah melunasi pembayaran yang telah disepakati.

“Setelah korban membayar lunas Rp15 juta bahkan ada uang tambahan yang diminta Rp3 juta yang ditransfer melalui rekening anak korban bernama Bunga Faiti Putri ke rekening BCA milik Yanthy Iriyanty Firdaus hingga kini korban sudah 3 tahun lebih menunggu tidak juga diberangkatkan,” terang Martin.

Uang korban lanjut Martin, hingga saat ini belum juga dikembalikan terlapor, Yanthy Iriyanthy Firdaus. “Korban ini bersamaan dengan korban sebelumnya yakni, Tati Taty Sunaryati (59) yang juga warga Bandung, tepatnya, di Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat,” jelas Martin.

Martin pun berharap, kepada pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota agar secepatnya memperoses dan memeriksa terlapor Yanthy Iriyanthy Firdaus. “Kita berharap, polisi segera memangil dan memeriksa terlapor. Saya pun siap memberikan pendampingan, jika masih ada korban lain yang mau melapor,” tandasnya.

Sebelumnya, puluhan Pemuda “Kelompok Anti Penipu” menggelar aksi damai di Alun – Alun Kota Bekasi yang berlokasi di Jalan Veteran, Bekasi Selatan, tak jauh dari Polres Metro Bekasi Kota. Aksi damai itu, mendesak Polres Metro Bekasi Kota untuk mengusut tuntas dugaan penipuan jemaah umroh Adhy Tour & Travel.

Dikatakan Koordinator Aksi, Adi Yunsah, bahwa Biro Perjalanan Adhy Tour & Travel merupakan milik Adhy Firdaus Saady yang kini maju mencalonkan diri sebagai Wakil Walikota Bekasi Paslon Nomor Urut 2 berpasangan dengan, Nur Supriyanto, usungan PKS dan Gerindra.  

“Sebagai warga Kota Bekasi, kita sangat tidak menginginkan ada Paslon Pilkada Kota Bekasi yang terlibat dalam dugaan penipuan apalagi urusan ibadah seperti Adhy Tour & Travel milik Adhy Firdaus,” sindir Adi.

Oleh karena itu tekan Adi, pihaknya pun mendesak Kepolisian segera mengusut tuntas dugaan penipuan Biro Perjalanan Adhy Tour & Travel. Adhy Firdaus Saady, merupakan Komisaris Utama PT. Adhy Tour & Travel bersama istrinya, Yanthy Irianty Firdaus.

Diungkapkan Adi, Yanthy Irianty Firdaus merupakan Ketua STIE Adhy Niaga yang kampusnya sudah disegel Kemenristek Dikti M. Nasir pada tahun 2015 karena dianggap ilegal sebagai sebuah lembaga Perguruan Tinggi (PT).

“Istrinya lah yang menandatangani sendiri ijazah S1 Adhy Firdaus tahun 2014 untuk melengkapi syarat di KPU maju mencalonkan diri. Sementara, Kampusnya sendiri sudah disegel Kemenristek Dikti pada tahun 2015 lalu,” pungkasnya. (Indra/Ndi)