33 Tewas, Kemhub: Dokumen KM Lestari Maju Lengkap

0
58

BERITA SELAYARKementerian Perhubungan (Kemhub) memastikan seluruh dokumen kelaiklautan kapal, beserta Surat Persetujuan Berlayar (SPB), juga manifes Kapal KM Lestari Maju lengkap dan sah sesuai aturan perundang-undangan. Namun, penyebab kapal yang mengalami kecelakaan pada Selasa 3 Juli 2018 itu, masih diselidiki Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Guna penyelidikan penyebab kecelakaan, kami sedang mengumpulkan dokumen – dokumen serta sertifikasi yang berkaitan dengan Kapal KM Lestari Maju, seperti surat kelaiklautan kapal, SPB, manifes, dan lain sebagainya. Sejauh ini dokumen-dokumen tersebut lengkap dan kapal laik laut,” terang Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemhub, Agus Purnomo, dalam keterangannya, Rabu (4/7/2018).

Agus menyebutkan, jumlah life jacket di atas kapal KM Lestari Maju pada saat kejadian sudah mencukupi dan memadai sesuai persyaratan kelaiklautan kapal.

Menurutnya, penggunaan life jacket penting untuk keselamatan diri ketika terjadi musibah di laut. Laporan awal yang diterima dari awak kapal,  nakhoda, dan awak kapal telah meminta serta memandu para penumpang untuk menggunakan life jacketsecara benar dan tertib untuk menghindari kegaduhan juga kepanikan.

“Sebagaimana diketahui melalui dokumentasi video amatir yang telah beredar luas bahwa para penumpang kapal KM Lestari Maju telah menggunakan life jacket ketika dievakuasi tim SAR sehingga banyak penumpang yang dievakuasi dengan selamat,” ujar Agus.

Agus mengapresiasi, para penumpang yang telah bekerja sama dengan baik dengan mengikuti instruksi nakhoda kapal sehingga dapat dievakuasi dengan selamat. Pada kesempatan tersebut, nakhoda dan kru kapal yang membantu evakuasi penumpang sehingga penumpang telah turun dari kapal.

“Apresiasi untuk nakhoda dan kru kapal yang membantu menenangkan penumpang serta memastikan penumpang turun dari kapal dan setelahnya kru kapal dan nakhoda menjadi orang terakhir yang turun dari kapal,” ujar Dirjen Agus.

Apresiasi juga diberikan kepada Tim SAR dan kapal nelayan maupun kapal lainnya yang membantu evakuasi para penumpang. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan untuk memastikan jumlah korban yang meninggal.

“Kami memastikan terus memberikan penanganan lebih lanjut terhadap korban penumpang kapal yang telah dievakuasi,” tandasnya.

Diketahui, Kapal KM Lestari Maju tujuan Pamatata tersebut dinakhodai Agus Susanto dan sesuai manifes membawa 139 orang penumpang dan 20 orang awak kapal dikandaskan sekitar 300 meter dari Pantai Pabadilang, Selayar.

Adapun kapal tersebut membawa kendaraan roda dua sebanyak 18 unit, kendaraan roda empat sebanyak 14 unit, kendaraan golongan 5 sebanyak 8 unit, dan kendaraan golongan 6 sebanyak 8 unit dengan jumlah total seluruhnya 48 unit kendaraan. (BR-1)