Puskesmas Rawa Tembaga Jakasampurna Canangkan Obat Cacing Usia Dini

0
73

BERITA BEKASI – Untuk meningkatkan kesehatan pada generasi muda, khususnya pada peserta didik tingkat dasar, membutuhkan pengawasan dan penyuluhan sejak dini. Dalam bidang kesehatan, usia didik tingkat dasar rentan terhadap berbagai penyakit yang berhubungan dengan kebersihan. Mereka rentan dengan Pilariasis dan Stanting atau yang lebih dikenal dengan cacingan.

Kepada Beritaekspres.com Kepala Sekolah Dasar Jakasampurna IV, R. Ipit Puspita Ningrum mengatakan, dalam giat ini, kerjasama Puskesmas dengan sekolah yang ada di Jakasampurna. Alhamdulillah SD Jakasampurna IV secara simbolis, pencanangan obat kecacingan untuk anak usia 1 sampai 12 tahun. Simbolis ini, diberikan kepada siswa dan siswi kelas 6 selebihnya sudah dijadwalkan,” Jelasnya, Kamis (6/9/2018 ).

Ipit menambahkan, bahwa pihak sekolah akan terus berupaya mencegah berbagai penyakit yang berhubungan dengan kebersihan makanan. Salah satunya dengan penyediaan kantin sekolah yang dikelola oleh para guru.

“Mungkin kita kontrol makanan anak dan alhamdulillah kita sudah mempunyai kantin yang dikelola oleh para guru juga secara berkala kita kontrol pedagang yang berada dilingkungan sekolah bekerjasama deng komite yang kebetulan ketua rw sebagai yang punya wilayah,” katanya

Dikatakan Ipit, Kepala UPTD Puskemas Rawa Tembaga, Bekasi Barat, dr. Oom Karomah juga menerangkan bahwa program tersebut untuk mengantisipasi kecacingan dan meningkatkan pertumbuhan anak usia SD.

“Pada tahun 2018 ini, kita mengeleiminasi kecacingan berhubungan dengan pilariasis dan stanting, yaitu, anak di Indonesia tidak sesuai tinggi badannya dengan usia, yang salah satu penyebabnya adalah kecacingan, yang menyebabkan penyerapan gizi di dalam tubuhnya kurang baik,” imbuhnya.

Dijelaskannya, program pemberian obat kecacingan akan diberikan selama lima tahun dan dan akan diberikan 1 tablet pada setiap tahunnya.

“Maka progran ini untuk mengeliminasi kecacingan dan stanting tersebut diberikan selama lima tahun, satu tablet setiap tahun kepada umur 1 tahun sampai 12 tahun jadi sasarannya ada di Posyandu dan sekolah SD,” kata dr. Oom.

Sementara itu, Kepala UPTD Pembinan SD Kecamatan Bekasi Barat Sukarmi sangat mendukung program tersebut, dan berharap program tersebut dapat berkelanjutan.

“Sangat mendukung dan siap untuk bersinergi dengan Puskes dan masyarakat sekolah karena obat kecacingan diberikan pada peserta didik dilingkungan sekolah kelurahan Jaksampurna merupakan langkah awal untuk menciptakan hidup sehat dan cerdas dengan didukung pola hidup yang sehat seperti kebersihan tubuh dan kebersihan makanan yang disajikan untuk dikomsumsi,” jelasnya.

Sukarmi berharap dengan pemberian obat kecacingan tersebut juga dibarengi dengan pengawasan oleh pihak sekolah. Ia juga kembali mengapresiasi langkah Puskesmas Rawa Tembaga dalam partisipasinya memberikan kesehatan kepada peserta didik.

“Tentunya hal ini harus ada kerjasama yang baik antar Puskes, sekolah dan orang tua murid juga para pedagang jajanan atau kantin sekolah. Alangkah baiknya, anak-anak sekolah membawa makanan olahan dari rumah masing masing,” saranya,

Saya juga tambah Sukarmi, mengucapkan terimakasih kepada UPTD Puskesmas Rawatembaga, dokter Oom yang sudah kerjasama dan komunikadi dengan baik pada setiap moment kegiatan yang ada di Bekasi Barat yang keterkaitan dengan kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya. (Edo)