Batalyon Arhanud 15 Semarang Pamerkan Senjata Baru

0
1040

BERITA SEMARANG – Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto resmi menutup rangkaian kegiatan pameran alutsista dalam rangka HUT TNI ke-73 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke 68 di Lanumad A. Yani Semarang, Minggu (7/10/2018).

Dalam sambutannya, Pangdam atas nama TNI memberikan apresiasi terhadap peserta dan masyarakat yang telah berpartisipasi memeriahkan pameran alutsista yang berlangsung selama 3 hari.

“Selama 3 hari ini jalan yang biasanya lengang jadi padat, ini adalah hal yang luar biasa. Dan di sini terlihat kedekatan masyarakat dengan TNI sangat  luar biasa. Ini adalah wujud kecintaan masyarakat kepada TNI,” ungkap Mayjen TNI Wuryanto.

Selain itu, lanjut Pangdam, lokasi pameran yang dipakai merupakan tempat yang bagus untuk kegiatan serupa. “Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat. Pameran ini merupakan laporan dan pertanggungjawaban TNI kepada masyarakat yang telah membelikan alutsista,” tandasnya.

Pangdam berharap semoga pameran ini bisa memberikan gambaran dan keyakinan masyarakat, bahwa apa yang diberikan rakyat dapat teraktualisasi. “Semoga TNI-rakyat semakin sinergis dan solid sehingga setiap masalah dapat terpecahkan,” imbuhnya.

Sementara Satuan Batalyon Arhanud 15 Semarang dalam pameran alutsista memamerkan salah satunya adalah senjata berat Meriam 57 mm/S.60 buatan Unisovyet (sekarang Rusia).

Untuk senjata berat yang dipamerkan selain Meriam 57 mm/S.60, juga ada Rudal MMS (Multi Mission System) dan Rudal LML (Lightweigh Multiple Launcher). Sedangkan untuk senjata ringan ada SS.1, ada pula pistol perorangan yang merupakan buatan Negara kita sendiri.

“Ada juga Radar Zikra CM 200 yang dapat mendeteksi sasaran atau musuh dengan jarak 130 KM pada ketinggian 15.000 M, serta mampu menjejaki sebanyak 200 sasaran. Itulah kehebatan senjata baru yang dimiliki Batalyon Arhanud sejak bulan Agustus 2018. Di Jawa Tengah ya hanya di Arhanud 15 ini,” jelas Bintara Koordinator stand Batalyon Arhanud 15 Semarang, Sertu Aditya Budi Afianto di sela-sela kegiatan pameran.

Dirinya berharap kedepan pameran seperti ini bisa sering digelar agar masyarakat lebih mengetahui bahwa Negara kita mempunyai berbagai senjata. “Agar pengenalan langsung kepada masyarakat lebih efektif,” pungkasnya. (Nining)

 

 

Biro Semarang