Massa Bela Kalimat ‘Tauhid’ Gelar Aksi di Kantor Menkopulhukam

0
191

BERITA JAKARTA – Massa aksi bela kalimat Tauhid berkumpul di depan Gedung Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Jumat (26/10/2018) siang.

Dalam aksinya, massa menuntut Pemerintah mengusut oknum Gerakan Pemuda (GP) Ansor atau Barisan Serbaguna (Banser) Nahlatul Ulama (NU) yang diduga menjadi pelaku pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid beberapa waktu lalu.

“Siapapun yang membakar kalimat Tauhid harus diusut, jangan-jangan ini bukan Anggota Banser, tapi PKI,” tuding koordinator aksi diatas mobil komando.

Ditegaskannya, bahwa siapapun yang anti Agama atau anti kalimat Tauhid maka termasuk golongan PKI. Untuk itu, koordinator aksi meminta agar bersiap melawan PKI. “Siap lawan PKI,” teriak koordinator aksi massa yang dijawab seruan siap dari massa.

Selain itu, ia juga meminta massa aksi untuk menyatukan niat membela kalimat Tauhid. Aksi hari ini tak hanya dilakukan di Jakarta, namun juga sejumlah wilayah lain di Indonesia. “Di berbagai daerah membela kemuliaan panji Rasulullah. Mari satukan niat kita, bulatkan tekad kita, bela kalimat Tauhid,” ucapnya.

Massa aksi bela Tauhid juga menuntut agar Kepolisian tidak membebaskan anggota Banser NU yang membakar bendera tersebut. “Langsung dijadikan tersangka, saya minta kepada polisi yang membakar bendera jangan dibebaskan,” tegas salah seorang orator.

Pantauan dilokasi aksi, kalimat Tauhid ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’ terus digaungkan bersama dengan kalimat takbir. Dalam aksinya, massa juga membawa bendera dengan kalimat Tauhid. (Steve)