Kasus Suap Meikarta, KPK Panggil Pejabat PUPR Kabupaten Bekasi

0
68

BERITA JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Kepala Seksi (Kasi) Tata Ruang pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bekasi, Dicky Cahyadi dan Support Service Project Management PT. Lippo Cikarang, A Eddy Triyanto dalam pemeriksaan lanjutan kasus suap Meikarta.

Diketahui, keduanya dipanggil KPK sebagai saksi untuk tersangka Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, Sahat MBJ Nahor.

“Betul, keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SMN (Sahat MBJ Nahor),” terang Juru Bicara KPK, Febri Diansyah singkat kepada wartawan, Senin (12/11/2018).

Untuk diketahui, dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 9 orang tersangka, yaitu Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor.

Selain itu, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, Konsultan Lippo Group Taryadi, Konsultan Lippo Group Fitra Djaja Purnama, dan pegawai Lippo Group Henry Jasmen.

Para tersangka KPK dari jajaran Pemkab Bekasi itu diduga menerima uang fee sebesar Rp7 miliar terkait perizinan proyek Meikarta fase pertama yang kesemuaanya senilai Rp13 miliar. (De/Mul)

Biro Kabupaten Bekasi