Polda Metro Berhasil Ungkap Jaringan Narkoba Asal Malaysia

0
94
Polda Metro Jaya

BERITA JAKARTA – Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil menangkap tiga tersangka jaringan narkoba internasional Malaysia-Pekanbaru-Jakarta. Dalam pengungkapan tersebut polisi juga berhasil menyita barang bukti sebanyak 50 kilogram sabu dan 43 ribu pil ekstasi.

“Ketiga tersangka yang diamankan ytiu, WS (43), MS (43) dan F (39). Ketiganya diketahui beroperasi dibawah kendali VR, satu tersangka lain yang kini berstatus narapidana dan mendekam di LP Cipinang,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Rabu (28/11/2018).

Dikatakan Argo, saat ini pihaknga tengah memburu bandar atau penyalur besar yang diduga kuat berinisial TS, warga negara asal Malaysia dan AAK. “Masih dalam pengejaran polisi,” ungkapnya kepada awak media.

Sementara itu, Diresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, terungkapnya kasus ini bermula dari tertangkapnya WS bersama barang bukti 2,7 kilogram sabu di Kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada September lalu.

Dari situ sambungnya, polisi kemudian memperoleh informasi bahwa WS mendapatkan narkoba dari MS. Pengembangan langsung dilakukan hingga akhirnya tersangka lainnya bisa didapat. “Pengungkapan berawal dari tertangkapnya WS yang dikendalikan VR dari dalam Lapas Cipinang,” jelasnya.

Dari situ, lanjut Suwondo, petugas kemudian melakukan pengembangan hingga akhirnya bisa memutus mata rantai jaringan ini di Pekanbaru. “Dalam pengungkapan ini kami bekerjasama dengan Polda Riau dan Lapas Cipinang untuk menghentikan jalur distribusi mereka dengan modus ‘gudang berjalan’ untuk masuk ke Jakarta,” kata Suwondo.

Dijelaskan Suwondo, tindakan penghentian dilakukan dengan membongkar satu mobil minibus merek Daihatsu Luxio Silver bernopol B 1536 KH yang terparkir di depan Ruko HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru, Riau.

Dari dalam mobil inilah 50 kilogram sabu dan 43 ribu butir berhasil didapatkan petugas. Turut juga disita dalam pengungkapan ini satu sepeda motor Yamaha Jupiter Z Nopol BM 6587 NM dan uang tunai sebesar Rp210 juta

Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2, dan Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Mereka diancam dengan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup dan 20 tahun,” pungkasnya. (Yon)