Mahasiswa Unesa Surabaya Soroti Dugaan Korupsi Mebelair

0
20

BERITA SURABAYA – Kesatuan Aksi Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (KAMU) tengah menyoroti pengadaan mebelair Gedung Kampus Unesa Ketintang (PIU-IDB) yang dibiayai APBN 2018, sebesar Rp6 miliar rupiah dengan kode tender 312162.

Kepada Beritaekspres.com, Ketua KAMU, Arief Winoto mengatakan, dalam pengadaan proyek mebelair kental dengan aroma korupsi dengan pola bermain spesifikasi yang ada pada dokumen tender dan dokumen kontrak yang mempengaruhi kualitas yang tidak sesuai dengan harganya yang dinilai cukup mahal.

“Janganlah dana dari APBN untuk pembangunan Unesa yang notabene buat fasilitas pendidikan dikorupsi. Ini sama saja dengan mengarah pada terjadinya mark-up harga,” tegasnya, Senin (17/12/2018).

Untuk itu tambah Arief, dirinya berharap agar instansi Pemerintah yang berwenang perlu melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pembelian mebel yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan kualitasnya sebagaimana tercantum dalam dokumen tender dan dokumen kontrak.

“Jangan sampai masa kontrak pekerjaan habis, ternyata rekanan belum menyelesaikan pekerjaannya, tapi oleh oknum pejabat di Unesa dibuatkan laporan seolah-olah bahwa pekerjaan sudah selesai dilaksanakan dan seolah-olah mebel yang dikirim kualitasnya telah sesuai dengan dokumen kontrak,” pungkasnya. (CR-2)