Kota Bekasi Kembali Sandang Predikat Kota Peduli HAM 

0
88
Dr. H. Rahmat Effendi

BERITA BEKASI – Selama dibawah kepemimpinan Rahmat Effendi, Kota Bekasi, Jawa Barat, sudah meraih berbagai macam penghargaan dan predikat tingkat nasional atas kinerjanya yang dinilai luar biasa hingga Rahmat pun, pernah mendapatkan pengakuan dari pihak luar atas pemikiran visioner Walikota Bekasi, Rahmat Effendi dalam membangun daerahnya dengan menerima “Entreprenuer Award 2017” dari KIN ASEAN.

Kali ini, pada puncak perayaan hari Hak Asasi Manusia (HAM) ke-70 yang berlangsung dikantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Menkumham-RI) di Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali meraih predikat “Kota Peduli Ham” yang dihadiri, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla didampingi dengan Menteri Hukum dan Ham Republik Indonesia, Yasonna Laoly beserta jajaran dari Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam acara yang dihadiri Kepala Daerah Kota/Kabupaten, Provinsi se-Indoenesia itu, Walikota Bekasi 2 periode, Rahmat Effendi, menerima langsung penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly pada puncak Hari HAM ke-70 tersebut.

Sebelumnya, predikat tersebut juga pernah diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia se-Dunia ke-69. Penilaian Kota/Kabupaten peduli HAM berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan Ham (Permenkumhan) No.34 Tahun 2016 dengan Kriteria daerah Kabupaten/Kota Peduli HAM.

Diantaranya, hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak atas perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak serta hak atas lingkungan yang berkelanjutan yang dinilai Pemerintah Kota Bekasi, telah mampu memenuhi beberapa kriteria diantaranya, hak atas kesehatan, perumahan layak serta hak atas lingkungan berkelanjutan.

Kepada Beritaekspres.com, Rahmat mengucapkan rasa syukurnya, karena ini merupakan kedua kalinya Kota Bekasi kembali mendapatkan penghargaan tersebut. Dan penghargaan itu akan dijadikan motivasi agar Pemerintah Kota Bekasi lebih melaksanakan penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM di Kota Bekasi.

Diungkapkan Rahmat, ada tiga predikat untuk Kota di Indonesia, yakni sangat peduli, peduli dan kurang peduli. Kota Bekasi masuk kategori peduli. Penghargaan itu, lantaran dinilai telah berhasil membangun kesadaran masyarakat akan produk-produk hukum.

“Penilaian kriteria Kota Peduli HAM ini diukur berdasarkan indikator struktur, proses dan hasil. Dan Pemerintah harus bisa melindungi dan memberikan kepastian hukum yang berkaitan dengan hak-hak masyarakatnya,” tandas pria yang biasa disapa Bang Pepen, Rabu (03/01/2019).

Ditambahkan Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Bekasi, Wahyudin yang turut hadir pada acara tersebut menambahkan, penilaian dilakukan oleh tim dari Kemenkum HAM RI yang langsung mendatangi Kota/Kabupaten terkait. Panitia meminta beberapa kriteria seperti produk hukum dan kesiapan infrastruktur.

“Ada beberapa kali penilaian dan panitia lebih banyak meminta soal data produk hukum dukungan kriteria pemenuhan HAM,” pungkasnya. (Adv/Edo)