Kasus Meikarta, KPK Panggil Pejabat BPN Kabupaten Bekasi

0
8

BERITA JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Seksi Penataan Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi, Zumratul Aini, Rabu (23/1/2019).

Zumratul rencananya diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pada proses perizinan mega proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka NHY (Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media.

Dalam kasus Meikarta, KPK sudah menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan petinggi Lippo Group, Billy Sindoro sebagai tersangka.

Selain itu, KPK juga menetapkan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi sebagai tersangka juga menetapkan tiga Kepala Dinas sebagai tersangka.

Tiga Kepala Dinas itu yakni, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bekasi, Jamaluddin dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat MBJ Nahor.

Kemudian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati.

Untuk pihak swasta, KPK juga menetapkan dua konsultan Lippo Group, Fitri Djaja Purnama dan Taryadi, sebagai tersangka termasuk seorang pegawai Lippo Henry Jasmen juga menjadi tersangka dalam kasus ini.

Neneng bersama pejabat yang menjadi tersangka diduga menerima suap terkait mega proyek perizinan Meikarta di Cikarang, Bekasi yang diberikan pejabat pengembang property Lippo Group. (Yon)