Dikeroyok Bertiga, Terproses Satu, Korban Kades Kembang Kuning Kecewa

0
27

BERITA BOGOR – Korban pengeniayaan Candra Gunawan (37) warga Kampung Tegal, RT022/RW006, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Kelapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kecewa dengan hasil laporan polisinya di Polsek Kelapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (23/1/2019).

Kekecewaan korban itu berdasarkan hasil laporannya bernomor LP/B/14/I/2019/JBR/RES BGR/SEK. Nunggal yang hanya tertera satu orang yaitu, AJ. Sementara SR dan MM Kepala Desa Kembang Kuning hanya ada pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tentang kronologis kejadian yang menimpanya.

“Niat saya itu melaporkan ketiganya, bukan hanya satu orang. Pasal yang dikenakan juga Pasal 351 KUHP, biasanya 170 karena saya dikeroyok bukan hanya AJ,” ungkapnya kepada Beritaekspres.com, Kamis (24/1/2019).

Mekipun begitu sambung Candra, dirinya tetap mempercayakan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian Polsek Kelapanunggal yang menanggani kasusnya. “Ya..nanti, kita lihat kalau prosesnya nanti sudah berjalan kepersidangan saya akan ungkapkan dan tetap menuntut keadilan,” tegasnya.

Dijelaskan Candra, setelah sempat menegor sopir Kades, AJ dan SR berboncengan dengan sepeda motor menghampirinya. Tak, lama kemudian disusul MM (Kades Kembang Kuning) dengan mengendarai mobil Terios berwarna hitam.

“Turun, Kades langsung menenteng kerah baju sambil memaki-maki dan mendorong. Kades malah menyuruh anak buahnya untuk mengeroyok saya. Bahkan ada anak buah Kades yang membawa senjata tajam. Untungnya, belum dipergunakan,” jelasnya.

Ketersingungan Kades itu tambahnya, karena sopir mengadu bahwa habis saya tegor karena jangan mempergunakan mobil “Desa Siaga” untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan masyarakat. “Karena mobil Desa Siaga itu dibawa untuk mengangkat keperluan empang milik Kades MM,” pungkasnya. (Setiawan)

 

 

Biro Kabupaten Bogor