87 Peserta Benchmarking Tahap III Dinyatakan Lulus

0
90

BERITA SEMARANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah bersama Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menggelar Benchmarking Kompetensi Mahasiswa ke-III 2019 yang berlangsung 2 hari, Selasa dan Rabu, 26-27 Maret 2019.

Ketua PWI Jawa Tengah, Amir Machmud NS menyampaikan, dari 87 peserta yang ikut ujian, semuanya dinyatakan lulus. “Mahasiswa yang mengikuti Benchmarking pada tahap ke-III ini semuanya dinyatakan lulus,” tuturnya saat penutupan Benchmarking di Gedung Pers PWI Jateng, Rabu (27/3/2019).

Dirinya juga mengapresiasi hasil karya terutama dari TV dan Radio bisa langsung di buktikan dan layak disiarkan. Menurutnya, para mahasiswa yang ikut Benchmarking ini layak bangga karena metode dan cara dalam mata uji standar dengan metode Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diterapkan kepada wartawan.

Amir Machmud berpesan kepada mahasiswa yang ikut Benchmarking dan sudah lulus agar tetap berkarya kedepannya, setelah lulus bisa mengaktualisasikan di tempat kerja kelak.

Sementara, Kepala Sekolah Jurnalisme PWI Jateng, Solikun mengaku sangat bersyukur karena pelaksanaan Benchmarking kompetensi mahasiswa KPI FDK UIN Walisongo ini telah mencatatkan prestasi yang terbaik, sebab, semua peserta dinyatakan lulus. 

“Pastinya kita bangga dengan pelaksanaan Benchmarking kali ini. Dari 87 peserta yang ikut serta, semua dinyatakan lulus. Ini kebanggaan dan menunjukkan bahwa para Mahasiswa FDK UIN Walisongo sudah memperlihatkan peningkatan kapasitas, sebagai mahasiswa yang kompeten,” ujarnya.

Dekan FDK UIN Walisongo melalui Ketua Jurusan (Kajur) KPI FDK UIN Walisongo mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam  meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk mengetahui tolak ukur para mahasiswa KPI FDK UIN Walisongo Semarang.

“Kami berterimakasih kepada penguji dari PWI yang sudah mengajarkan kepada mahasiswa dan juga kami memiliki tanggung jawab moril untuk mengembangkan kapasitas para mahasiswa agar memiliki keahlian jurnalistik,” ungkapnya..

Salah satu Penguji dari PWI Jateng, Widiyartono mengatakan, dasar penilaian Benchmarking kompetensi mahasiswa, dari nilai paling rendah 60-100, namun tidak ada mahasiswa yang mendapat nilai 100.

Menurut Widi, meski dinyatakan lulus semua, mahasiswa tidak seharusnya senang secara berlebihan, karena masih ada pekerjaan rumah yang harus diperbaiki oleh mahasiswa setelah dari sini. (Nining)

 

Biro Semarang