Lagi, KPK Tangkap 7 Orang Termasuk Direksi BUMN

0
80
Kepala Biro KPK, Febri Diansyah

BERITA JAKARTAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menangkap tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta. Dari tujuh orang yang diamankan, terdapat Direksi perusahaan BUMN dan pihak swasta, Rabu (27/3/2019) malam.

“Total yang dibawa ke kantor KPK tujuh orang. Ada yang dari unsur Direksi BUMN, kemudian ada driver atau pengemudi dan pihak swasta. Jadi dari tiga unsur tersebut, totalnya tujuh orang,” terang Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK.

Dijelaskan Febri, mereka ditangkap lantaran diduga terlibat dalam transaksi suap berkaitan dengan distribusi pupuk menggunakan kapal.

“Jadi KPK menduga ada transaksi yang melibatkan sejumlah pihak terkait dengan distribusi pupuk yang menggunakan kapal,” ungkapnya.

Dalam OTT itu sambung Febri, KPK menyita uang tunai yang terdiri dari pecahan rupiah dan dollar Amerika Serikat (AS) sebagai barang bukti suap.

“Para pihak yang ditangkap saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung KPK Jakarta,” jelasnya.

Lembaga antikorupsi itu memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status perkara dan status hukum ketujuh orang tersebut.

“Semoga bisa kita sampaikan lebih awal besok (Kamis 28/3/2019) sebelum 24 jam, karena keputusan untuk status penanganan perkaranya harus ditentukan sebelum 24 jam terakhir,” pungkasnya.

Berdasar informasi, perusahaan BUMN yang direksinya turut dibekuk KPK adalah PT. Pupuk Indonesia. Sementara, pegawai swasta yang diamankan dalam OTT ini berasal dari Humpuss Intermoda Transportasi. (Yon)