Prabowo Isyaratkan Akan Gerakkan Massa ke Jalan

0
75

BERITA JAKARTACalon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto meminta proses penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dilakukan secara jujur dan transparan. Prabowo menegaskan, bakal melawan segala bentuk kecurangan secara konstitusional.

“Jika ada upaya untuk terang-terangan, untuk merobek-robek hak rakyat Indonesia, kami tidak akan terima. Namun, kami, saya, dan kita semua, selalu akan melakukan hal-hal sesuai konstitusi,” kata Prabowo saat berpidato dalam Syukuran Kemenangan Pilpres 2019, di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (19/4/2019).

Ditegaskan Prabowo, konstitusi menjamin hak setiap warga negara untuk berkumpul dan menyatakan pendapat, termasuk mengeluarkan pendapat di jalan raya. Secara tersirat, Prabowo menyebut tak ragu akan memimpin gerakan ke jalan jika terjadi kecurangan. Namun, Prabowo menegaskan, berbagai tindakan tersebut akan dilakukan sesuai konstitusi.

“Berkumpul dijamin oleh konstitusi kita. Menyatakan pendapat dijamin oleh konstitusi kita, berjalan di jalan raya bersama-sama dijamin oleh konstitusi. Kita selalu, kalau saya yang memimpin saya minta saudara ikut, yang kita lakukan selalu adalah tindakan yang tidak menggunakan kekerasan apapun. Kalaupun nanti jutaan atau belasan juta turun, kita buktikan tertib damai aman. Kita tidak tinggalkan satu plastik sampah pun,” jelasnya.

Prabowo meminta seluruh elemen pendukung dan relawannya tidak terprovokasi. Dikatakan, terdapat sejumlah pihak yang sedang membangun narasi seolah kubu Prabowo-Sandi bakal melakukan tindakan di luar konsitusi. Prabowo menegaskan, tindakan yang dilakukan pihaknya hanya bertujuan untuk menegakkan keadilan.

“Mereka menggambarkan bahwa kita punya niat-niat yang aneh-aneh. Tidak ada yang aneh-aneh, kita mau menegakkan keadilan, kita ingin kejujuran, kita hormati kejujuran dan keadilan,” katanya.

Untuk itu, Prabowo meminta para pendukungnya tak perlu takut dengan apapun. Ditegaskan, rakyat Indonesia berada di belakangnya. “Saudara-saudara bagaimana kita takut, rakyat bersatu bersama kita, tetapi kita tidak boleh terlalu jemawa, tidak boleh sombong. Semakin berisi semakin merunduk,” pungkasnya. (BR-1)

Sumber: Suara Pembaruan