Pangdam IV: Jadikan HUT ke 55 Dharma Pertiwi Untuk Instropeksi Diri

0
83

BERITA SEMARANG – HUT ke-55, Dharma Pertiwi Daerah D menggelar syukuran yang berlangsung di Gedung Mandalika Lanal Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2019).

Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi selaku Pembina Dharma Pertiwi Daerah D menyampaikan, peringatan hari ulang tahun ke-55 yang bertema ‘Dharma Pertiwi Berperan Aktif Dalam Mencerdaskan dan Mensejahterakan Keluarga TNI, Serta Peduli Terhadap Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup’ ini dijadikan sebagai momentum introspeksi dan refleksi diri untuk meningkatkan kebersamaan diantara anggota Dharma Pertiwi guna terwujudnya kesejahteraan Keluarga Besar TNI. 

Di usianya ke-55, Pangdam berharap organisasi Dharma Pertiwi terus berinovasi dan semakin bersemangat untuk melanjutkan kiprah serta pengabdiannya di masa yang akan datang, sehingga dapat membawa manfaat yang nyata, baik bagi Keluarga Besar TNI, maupun masyarakat.

Menurut Pangdam, satu hal yang perlu dipahami oleh setiap anggota Dharma Pertiwi, yakni melaksanakan program organisasi Dharma Pertiwi dalam kedudukannya sebagai organisasi isteri prajurit TNI.

“Peran strategis program-program yang dilaksanakan Dharma Pertiwi hendaknya mendukung cita-cita luhur dalam mendidik, membentuk dan membina putra-putrinya menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas”, ungkap Pangdam. 

Pangdam berharap kesejahteraan keluarga TNI akan semakin meningkat melalui meningkatnya kecerdasan, kesehatan, serta perhatian terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Sementara itu, Septi Effendi saat membacakan sambutan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, seluruh anggota Dharma Pertiwi diharapkan turut berperan aktif dalam mendukung terwujudnya profesionalisme TNI untuk rakyat, dengan senantiasa melaksanakan pembinaan keluarga yang harmonis, agamis dan berakhlak mulia.

Diharapkan, Dharma Pertiwi lebih kritis dalam melihat isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat, dan memberi kontribusi aktif dalam penyelesaian secara antisipatif.

“Untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era milenial, Dharma Pertiwi harus memiliki ketahanan diri yang kuat, berlandaskan kepribadian Pancasila yang mampu berinteraksi dengan lingkungan,” tuturnya.

Disampaikan Ketua Umum Dharma Pertiwi, bahwa sebagai organisasi yang matang dan modern bertekad kuat dalam membantu tugas suami. (Nining)

Biro Semarang