Persoalan Ekonomi Suami Tega Bunuh Istri di Bekasi

0
69

BERITA BEKASI‎Seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya lantaran sering dicaci maki. Terbongkarnya kasus ini berkat kejelian polisi yang curiga dengan kematian korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Tugimin (47) harus berurusan dengan polisi karena telah membunuh istrinya, Tanti Susanti (43).

“Awalnya, kami curiga dengan kematian korban, dengan leher terlilit tali tambang,” terang Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara, Senin (29/4/2019) kemarin.

Korban sambung Chandra, ditemukan tewas oleh tetangganya di Perumahan Grand Permata City, RT01/RW07, Desa Karangsetia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dijelaskan Chandra, petugas yang melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan beberapa kejanggalan. Sebab, tali tambang yang melilit di leher korban bukan dilakukan sendiri atau bunuh diri.

Selain itu, suami korban juga tidak ditemukan di lokasi kejadian. Kemudian, penyidik membawa jenazah korban ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk dilakukan diautopsi. Hasil autopsi menunjukkan kematian korban secara tidak wajar.

“Penyidik kemudian mencari keberadaan suami korban untuk dimintai keterangan.‎ Tugimin yang berasal dari Sragen menghilang tanpa diketahui keberadaannya,” jelas Chandra.

Setelah beberapa hari kemudian lanjut Chandra, Tugimin menyerahkan diri ke Mapolsek Serpong, Tangerang Selatan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestro Bekasi, AKBP Rizal Marito, mengatakan, setelah membunuh istrinya, tersangka melarikan diri kemudian menyerahkan ke Polsek Serpong.

Berdasarkan keterangan tersangka kepada penyidik, pelaku mengaku melakukan hal itu lantaran dipicu sakit hati. “Istrinya kerap mencaci maki suaminya yang dipicu persoalan ekonomi,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, polisi menjerat tersangka Tugimin dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman penjara maksimal hukuman mati. (BR-1) 

Sumber: Suara Pembaruan