Polisi Bekuk 257 Tersangka Perusuh Aksi di 3 TKP

0
81
Para Tersangka

BERITA JAKARTA – Polisi menjelaskan peran dari 257 orang tersangka yang ditangkap aparat karena kerusuhan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Petamburan dan Gambir, Selasa 21-22 Mei 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, ratusan orang itu berasal dari luar kota Jakarta, seperti daerah Jawa Barat lalu datang ke Jakarta bertemu dengan beberapa orang yang mana orang tersebut tengah dicari polisi.

“Mereka merencanakan untuk menyerang asrama Polisi di Kawasan Petamburan. Ini ada buktinya, ada rekamannya,” tegas Argo kepada awak media, Rabu (22/5/2019).

Mereka, sambung Argo, sudah menyeting untuk melakukan kerusuhan di Petamburan, Gambir dan Bawaslu. Mereka yang diamankan itu memiliki peran, ada yang sebagai perusuh dengan menyerang petugas, seperti melempari batu, molotov dan mercon.

Kemudian ada yang menjadi provokator dengan mengunggah kata di grup WhatsApp, contohnya kata-kata ‘Persiapan buat perang yang lain mana? Rusuh sudah sampai Tanah Abang kok, sudah sampai bakar-bakaran. Jalanan ditutup. Live Kompas, Jokowi di Johar ayo kita serang’.

“Jadi provokator itu menggunakan WA Grup mengajak dan menginformasikan, saat ini sedang apa, kejadian apa. Jadi membangkitkan teman-temannya,” ungkap Argo.

Ditambahkan Argo, ada juga orang yang membiayai, menyiapkan senjata dan barang-barang guna kerusuhan serta menyuruh yang saat ini tengah kita cari. Adapun 257 orang yang diamankan itu usianya sudah diatas 19 tahun ke atas dan mayoritas pengangguran.

“Jadi pelaku perusuh itu sudah direncanakan semua, sehingga saat di lokasi kerusuhan, yakni di Bawaslu, Petamburan dan Gambir, massa ini itu semua sudah siap,” pungkasnya. (Yon)