Ombudsman Puji Pelayanan Publik Samsat Kabupaten Bogor

0
138
Samsat Kabupaten Bogor

BERITA BOGOR – Jajaran Samsat Kabupaten Bogor terus melakukan perbaikan terhadap pelayanan publik sehingga bebas dari Pungutan Liar (Pungli) dan Mal Administrasi. Hal itu dikatakan, Kepala Divisi Gakum Ombudsman perwakilan Jakarta Raya, Indra Wahyu saat melakukan sidak ke Samsat Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/8/2019).

Diungkapkan Indra, sidak dilakukan dalam rangka observasi guna melakukan pemetaan terhadap potensi Mal Administrasi Pelayanan Masyarakat.

“Kami melihat ada beberapa perubahan positif sejak kami melakukan pengamatan secara tertutup disini, sehingga nantinya diharapkan masyarakat sebagai pengguna layanan juga akan menjadi lebih puas menikmati pelayanan,” katanya.

Tim Ombudsman sambung Indra, juga memberikan saran dan mendorong Samsat Kabupaten Bogor untuk terus meningkatkan pengawasan internal, sehingga tercipta zona integritas.

“Selain itu, kami juga memberikan semangat dan motivasi kepada anggota yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga dapat mencapai pelayanan yang terbaik,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bogor, AKP M Fadli Amri didampingi Kanit Regident, Iptu Dicky Anggi Pranata, Baur STNK, Aiptu Didin dan Kapus Pemda, Ade Sukalsah yang turut mendampingi tim Ombudsman mengatakan, Samsat Kabupaten Bogor selalu mengutamakan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Beberapa masukkan dan saran akan kami terima untuk ke depannya agar menjadi lebih baik lagi dalam memenuhi keinginan masyarakat,” ujarnya.

Dijelaskan Fadli, sejak Januari 2019 Samsat Polres Bogor sudah pindah dari kantor lama di Kawasan Jalan Tegar Beriman ke Jalan Raya Jakarta-Bogor, Sukaraja Kabupaten Bogor.

“Kantor baru ini sangat representatif dan nyaman, sehingga masyarakat tidak akan kebingungan dan merasa sangat terbantu dengan berbagai fasilitas yang ada yang disediakan oleh tim Samsat Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Kami berharap tambah Fadli, dengan peningkatan fasilitas ini, masyarakat menjadi sangat terbantu. Mereka bisa mengurus sendiri administrasi kendaraannya di Samsat Kabupaten Bogor dan menghindari percaloan.

“Kami juga menyediakan ruang konsultasi untuk mencegah kebingungan masyarakat saat mau melakukan pengurusan,” pungkasnya. (Yon)