Bekuk 5 Tersangka, Polisi: 1 Tersangka Pemasok Sabu Nunung

0
108
Kelima Tersangka

BERITA JAKARTA – Jajaran Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya (PMJ), AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan ke-4 tersangka yang ditangkap bersama K (DPO) tidak terkait dengan jaringan pemasok narkoba jenis sabu terhadap komedian Nunung.

Ke-4 tersangka itu, yakni FA alias JAR, DA alias DER, Bagong alias GONG dan ML alias NANG. Dari hasil pemeriksaan didapati kalau ke-4 tersangka bersama K, positif menggunakan narkoba jenis ganja dan sabu. Oleh karena itu, kelimanya pun dibekuk polisi, Sabtu (3/8/2019) lalu.

“Empat lainnya tidak berhubungan dengan (jaringan) TB. Tapi saat penangkapan K, 4 orang ini turut serta (berada di TKP), kemudian memiliki peran juga,” kata Calvijn kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/8/2019).

Calvijn menjelaskan, ke-4 tersangka ini tidak hanya ditangkap karena terlibat penyalahgunaan narkoba saja. Tetapi juga dinilai terlibat dalam permufakatan jahat. Salah satunya, ialah ke-4 tersangka ini memiliki peran membantu tersangka K untuk melarikan diri.

“Perannya (4 tersangka) ada yang mengambil barang atas perintah K, menyimpan barang bukti yang sedang dicari, kemudian membantu tersangka K melarikan diri dan membantu tersangka K untuk bersembunyi di rumahnya,” tutur Calvijn.

Sebelumnya diketahui, tersangka K ditangkap di dalam kamar sebuah rumah kos-kosan daerah Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu 3 Agustus 2019. Ia ditangkap bersama dua tersangka lainnya, yakni JAR dan DER. Selanjutnya polisi menangkap GONG dan NANG di depan kamar yang dihuni K.

Setelah menangkap ke-5 tersangka itu, polisi melakukan pengembangan dengan menggeledah kediaman NANG dan ditemukan lagi sejumlah barang bukti. Salah satunya sabu seberat 300 gram yang dititipkan tersangka K kepada tersangka NANG.

Tersangka K sendiri diketahui bagian dari jaringan pemasok sabu Nunung. Dimana K berperan menaruh sabu di dekat tiang listrik di kawasan Cibinong Jawa Barat, atas perintah tersangka E. Sabu itu nantinya diambil tersangka TB untuk diserahkan kepada tersangka Nunung.

Akibat perbuatannya, kelimanya dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 127 huruf a Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” pungkasnya. (Yon)