Ada Dugaan Korupsi Pendapatan Desa Ciparagejaya Karawang

0
44
Kantor Desa Ciparagejaya

BERITA KARAWANG – Kebijakan Pemerintah Pusat selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo menargetkan pembangunan Desa melalui program Dana Desa (DD) yang digelontorkan setiap tahunnya. Setiap Desa bisa mendapatkan dana penyegaran sebesar Rp1,3 miliar. Belum lagi pendapatan asli Desa setempat dari sector usaha yang ada diwilayahnya.

Namun sayangnya, pendapatan asli Desa banyak yang tidak terawasi seperti yang terjadi di Pemerintah Desa (Pemdes) Ciparagejaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat dibawah kepemimpinan Kabun yang juga menjabat sebagai manajer di KPPL Samudra Mulya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ciparagejaya

Pasalnya, pemasukan asli Desa Ciparagejaya cukup pantastis dengan keberadaan Koperasi Produksi Perikanan Laut (KPPL) Samudra Mulya sebagai pihak yang mengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) terbesar di Karawang tersebut.

Dari usaha pelelangan ikan yang dikelola pihak KPPL Samudra Mulya itu, Pemerintah Desa Ciparagejaya mendapatkan jatah 1 persen sebagai pendapatan asli Desa diwilayah usahanya.

Suumber yang didapat Beritaekspres.com, mengungkapkan, dari data dalam buku laporan realisasi pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja Desa tahun anggaran 2016, Desa Ciparagejaya menerima sebesar Rp718 juta namun yang tertera dalam laporan hanya Rp51 juta.

“Tahun 2017, Pemerintah Desa Ciparagejaya menerima sebesar Rp525 juta namun yang tertera dalam laporan hanya sebesar Rp103 juta,” kata sumber, Rabu (28/8/2019).

Begitu juga kata sumber, untuk tahun 2018, Pemerintah Desa Ciparagejaya menerima sebesar Rp497 juta namun yang tertera dalam laporan hanya sebesar Rp113 juta.

“Banyak yang ngak jelas dalam pendapatan asli Desa. Begitu juga dengan pengeluaran seperti telepon, intenet dan listrik setiap bulan rutin yang angkanya cukup besar, padahal ngak ada. Listrik aja boleh nyolong dari PLN,” pungkasnya. (Indra)