Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2019

0
205

BERITA SEMARANG – Polda Jateng menggelar Operasi Patuh Candi yang digelar serentak di seluruh Indonesia yang dilaksanakan selama 14 hari, mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel melalui Waka Polda Jateng, Brigjen Pol. Ahmad Luthfi menyampaikan, Operasi Patuh Candi 2019 ini untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas yang diharapkan bisa menekan angka kecelakaan, khususnya di wilayah Hukum Polda Jawa Tengah.

“Keselamatan berlalu lintas harus dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa, dan cermin kehidupan,” ungkap Wakapolda saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2019 di halaman Mapolda Jateng, Kamis (29/8/2019).

“Karena keselamatan berlalu lintas masih dianggap tidak penting, sering ditemukan pengguna jalan yang melawan arus lalu lintas, dan pengguna kendaraan bak terbuka yang digunakan sebagai transportasi masyarakat,” jelasnya.

Dari jumlah data kecelakaan lalu lintas Operasi Patuh Candi 2018, ada 423 kejadian yang berarti mengalami kenaikan 9 persen dibanding tahun 2017, yaitu sebanyak 392 kejadian. “Korban meninggal dunia pada Operasi Patuh Candi 2018 sebanyak 36 orang, ini mengalami kenaikan 50 persen dibanding tahun 2017, sebanyak 24 orang,” ujarnya.

“Dari jumlah korban yang mengalami luka berat pada operasi patuh candi 2018, mengalami penurunan sebanyak 21 persen. Sementara jumlah pelanggar lalu lintas operasi patuh candi 2018 sebanyak 125.650. Ada penurunan sebanyak 11 prsen dibandingkan 2017, yaitu sebanyak 141.539. Dari hasil evaluasi tersebut, dominasi pelanggaran adalah penggunaan helm tidak standar, melawan arus, dan penggunaan safety belt,” imbuhnya.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol. Rudi Antariksa mengatakan, Operasi Patuh Candi 2019 digelar untuk meningkatkan kepatuhan, disiplin masyarakat agar lebih tertib berlalu lintas.

“Kami menghimbau kepada para pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas, taati peraturan, cek kondisi kendaraan sebelum bepergian, lengkapi dengan surat-surat (SIM dan STNK),” tandasnya.

Sementara sasaran dalam penindakan Operasi Patuh Candi 2019 antara lain pengendara motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi roda 4 atau lebih yang tidak mengenakan sabuk pengaman, mengemudikan kendaraan melebihi batas kecepatan, pengendara melawan arus, pengendara yang masih dibawah umur, sirine, mengemudi sambil main HP dan mengemudi dalam keadaan mabuk. (Nining)

Biro Semarang