Polda Jateng Gelar Police Goes to Campus Untuk Kaum Milenial

0
20
Polda Jateng

BERITA SEMARANG – Polda Jawa Tengah menyelenggarakan ‘Police Goes To Campus KaPeKa (Kampus Pelopor Keselamatan) untuk mewujudkan generasi milenial pelopor keselamatan berlalulintas dan taat pajak kendaraan’ yang digelar di Gedung Prof Soedarto, Kampus Universitas Diponegoro (UNDIP) Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/10/2019).

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Drs. Kushariyanto menyampaikan, kegiatan Police Goes to Campus untuk mendekatkan dengan mahasiswa yang merupakan kaum milenial sebagai perpanjangan tangan untuk tertib berlalu lintas.

“Karena mayoritas pelaku atau korban laka lantas adalah usia milenial. Sehingga kita dorong, kita tanamkan pada mereka yang merupakan asset bangsa, di tangan mereka menjadi kebanggaan bagi bangsa dan Negara,” ungkapnya.

Sebelum di Jawa Tengah, kegiatan Police Goes to Campus sudah dilaksanakan di ITB Bandung. Dikatakannya, bahwa tahun 2018-2019, terjadinya laka lantas didominasi kendaraan sepeda motor yang dikendarai usia milenial. Untuk itu Polda akan terus membina sejak dini.

Berdasar pada operasi ketupat candi, Jawa Tengah merupakan jalur yang dianggap rawan, karena sebagai pintu setelah Jawa Barat. “Untuk itu kita ajak peran serta masyarakat Jawa Tengah terutama usia milenial untuk tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudi Antariksa menyampaikan terkait dengan kecelakaan, kemacetan, pelanggaran dan budaya sopan santun berlalu lintas. 

Menurutnya, data dari World Health Organization (WHO), kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab utama kematian global orang usia produktif, tidak terkecuali di negara Indonesia.

Berdasarkan data, Jawa Tengah ternyata turut menyumbang jumlah kecelakaan yang cukup besar, dimana terhitung mulai 1 Januari-30 September 2019 telah terjadi laka lantas sebanyak 19.261 kejadian. Artinya, mengalami kenaikan sebesar 45 persen dibandingkan tahun 2018 yang hanya berjumlah 13.270 kejadian.

“Dari jumlah tersebut, korban lakalantas didominasi oleh masyarakat usia produktif yakni, kaum milenial. Bahkan tidak sedikit korban meninggal akibat lakalantas merupakan kepala keluarga atau pencari nafkah,” imbuhnya.

Ditambahkan Rudi, dalam mewujudkan keselamatan di Jalan Raya, Polri telah menindaklanjutinya melalui Korlantas Polri dengan mencanangkan dan merealisasikan beberapa program unggulan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Salah satunya, adalah dengan menjadikan kampus sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dengan sasaran utamanya para mahasiswa yang merupakan generasi millennial,” tandasnya.

Diharapkan, dengan digelarnya kegiatan Police Goes to Campus di UNDIP bisa menjadi pencetus atau pendorong terwujudnya kampus-kamus pelopor keselamatan berlalu lintas di Indonesia khususnya di Jawa Tengah. (Nining)

Biro Semarang