Ratusan Istri Tentara Dibekali Bahaya Radikal dan Santun Bermesos

0
87
Mayjen TNI Mochammad Effendi

BERITA SEMARANG – Sejak dilantik menjadi seorang Perwira, Bintara maupun Tamtama, prajurit sudah terikat oleh sumpah yaitu Sumpah Prajurit. Dihadapan 300 orang istri tentara, Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochammad Effendi mengingatkan tentang pentingya peduli dan peka terhadap lingkungan. 

Dikatakan, sebagai istri prajurit harus peduli dan peka terhadap perkembangan situasi yang terjadi lingkungan kita, khususnya terhadap paham-paham yang jelas-jelas dilarang di Indonesia.

“Bila melihat atau menemukan kejadian yang aneh-aneh, lapor kepada suaminya untuk selanjutnya dilaporkan kepada atasannya secara berjenjang,” tandasnya saat pengarahan kepada anggota Darma Pertiwi Daerah D Jateng/DIY di Balai Diponegoro, Kamis (24/10/2019).

Terlebih lagi dengan maraknya perkembangan berita di medsos saat ini yang sudah tidak terbendung lagi. Tidak menutup kemungkinan informasi yang disebar di media sosial sengaja dihembuskan untuk mengajak dan merubah perilaku setiap orang yang menerima dan membacanya.

“Anggota Darma Pertiwi harus cerdas dan bijak dalam bermedsos. Cek betul kebenaran berita yang kita terima, sebelum mengomentari ataupun membagikan kepada orang lain. Jangan sampai ujung-ujungnya menjadi fitnah dan ikut menyebarkan berita bohong. Sekarang sudah ada UU ITE dan sanksinya juga sudah jelas,” tutur Pangdam.

Pangdam juga mengingatkan, bahwa sebagai seorang istri harus mendukung tugas suami. Bukan hanya sebagai anggota dalam organisasi, tetapi seorang istri juga berperan sebagai ibu dari anak-anak.

Pada kesempatan kali ini juga disampaikan materi tetang Bahaya Radikalisme oleh Asintel Kasdam IV Diponegoro, Sikap Bijak dan Santun Dalam Bermedsos oleh Kapendam IV Diponegoro dan penjelasan tentang UU ITE oleh Kakumdan IV Diponegoro.

Hadir pada acara tersebut, Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa dan Aster Kasdam IV Diponegoro, Ketua dan Wakil Ketua Darma Pertiwi Daerah D beserta pengurus, Wakil Ketua Persit KCK PD IV Diponegoro beserta pengurus dan anggota, Ketua PIA Adhya Garini Lanud Adi Sucipto dan Lanud Adi Sumarmo. (Nining)

Biro Semarang