Jambore Internasional, 2 Wakil Indonesia Asal Brebes Terbang ke Thailand

0
156
Jambore Internasional

BERITA BREBES – Gerakan Pramuka Indonesia mengirimkan 73 orang peserta ke Jambore Internasional atau The 21st National Scout Jamboree of Thailand, di Vajiravudh, Chonburi, Thailand. Kegiatan itu, akan berlangsung mulai 26 Oktober – 1 November 2019.

Kontingen Pramuka Merah Putih diwakili dari 5 Provinsi yang meliputi Kwartir Daerah Lampung 13 orang, DKI Jakarta 6 orang, Jawa Barat 47 orang, Jawa Tengah 2 orang dan Kwartir Daerah Kalimantan Timur sebanyak 5 orang.

Dua orang dari Jateng yakni, Raihan Dhiya Fathi Athaillah (16) dan Muhamad Salimal Afif (16), para Pramuka Penegak kelas XI Gudep MA Darunnajah Bumiayu, Kwarran Bumiayu, Kwarcab Brebes, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu.

Hal itu, dibenarkan Saptapandu Wiwied (45), Staf Bidang Abdi Masyarakat dan Kehumasan Kwarcab Brebes atau biasa disapa Kak Wiwit, bahwa kontingen tersebut terdiri dari 45 Pramuka penggalang dan 20 penegak.

“Mereka juga didampingi 8 orang pembina dan juga Ketua Kontingen, Kak Junaeni dari Kwarcab Kota Sukabumi, Kwarda Jawa Barat,” jelasnya. 

Sebelumnya, rombongan telah dilepas Wakil Pimpinan Kwarnas Pramuka Nasional, Mayjen TNI (Purn) Bachtiar serta Andalan Nasional, Kak Laiyin Nento, Kamis 24 Oktober 2019 di Aula Srikandi, Buperta Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

“Kita sebagai Pramuka Kabupaten Brebes, harus berbangga karena 2 orang adik-adik kita yang juga merupakan santri dan santriwati, mengharumkan nama Jawa Tengah dan Indonesia di ajang nasional tersebut,” imbuhnya.

Diketahui, rombongan yang sebelumnya telah menjalani pemusatan latihan di Buperta dari tanggal 23 Oktober kemarin, telah diberangkatkan melalui Bandara Soekarno Hatta pagi ini.

Di Thailand, mereka juga akan berupaya memperkenalkan keragaman Indonesia melalui seni dan budaya, bahkan kulinernya.

“Saya mewakili kontingen dari Brebes, Jawa Tengah dan nasional, mohon doa kepada seluruh rakyat Indonesia untuk duta bangsa yang akan berjuang mengharumkan bangsa kita,” pungkasnya. (Wiwied/Aan)