Hari Dharma Karyadika 2019, ‘Sinergiatas Layanan AHU Pasti Cepat’

0
109
Kemenkumham Jateng

BERITA SEMARANG – Memperingati Bhakti Hari Dharma Karyadika 2019, Kanwil Kemenkumham Jateng melaksanakan kegiatan gerak jalan dan worshop layanan fidusia yang bersinergi dengan Notaris dengan tema ‘Sinergitas Layanan AHU Pasti Cepat’ yang berlangsung di Kanwil Kemenkumham Jateng, Minggu (27/10/2019).

“Tujuan kegiatan ini bagaimana warga pengayoman memperoleh kesehatan yang baik sesuai tema ‘SDM Unggul Indonesia Maju’ ,” tandas Kepala Kanwil Kemenkumham Jateng, Tarsono.

Dikatakan, untuk SDM Unggul, ada 3 hal penting yang dibutuhkan yakni intelektual atau kecerdasan, kekuatan dan integritas.

Terkait fidusia, meski telah 19 tahun jaminan fidusia diberlakukan, dalam pelaksanaannya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui fidusia.

“Sejak 2013 layanan Administrasi Hukum Umum  (AHU) khususnya layanan fidusia telah dilakukan secara online melalui www.ahu.go.id,” jelasnya.

Menurut Kakanwil, layanan pendaftaran fidusia Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum memberikan jaminan 7 menit selesai yang menjadi pelopor layanan cepat.

“Bagi notaris ini bukan hal baru, bahkan layanan fidusia secara online menyumbang pendapatan Negara cukup besar,” imbuhnya.

Beberapa contoh permasalahan terkait jaminan fidusia antara lain, penghilangan obyek jaminan fidusia, pemalsuan identitas dalam pengajuan kredit, dan juga penyitaan kendaraan bermotor yang menunggak bayar cicilan oleh dedt collector.

Pada workshop tersebut menitik beratkan pada pengenalan jaminan fidusia, sertifikat jaminan fidusia, serta penegakan hukum jaminan fidusia.

Kakanwil berharap sinergitas antara Kemenkumham Jateng dan notaris  bisa berlangsung dengan baik, tetep bisa membangun kerjasama dengan baik.

Sementara Ketua Pengwil Ikatan Notaris Indonesia Jateng, Widi Handoko mengatakan, bahwa antara notaris dengan Kemenkumham adalah mitra kerja.  Dimana di notaris seluruh tugas dan kewenangannya di bawah Kemenkumham.

“Satu yang saya garis bawahi bahwa ini merupakan harmonisasi dan bentuk sinergi yang nantinya bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan-kegiatan lain,” ungkapnya.

“Ini merupakan yang pertama, dan kebetulan saya baru terpilih, kita langsung komunikasi, dimana sebelumnya sempat terhambat dalam komunikasi,” pungkas Widi. (Nining)

Biro Semarang