Sekolah Disegel, Kadisdik Minta Ahli Waris Berikan Kesempatan Pemerintah

0
108
H. Carwinda

BERITA BEKASI – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, H. Carwinda meminta pihak ahli waris untuk memberikan kesempatan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk menyelesaikan pembayaran lahan ditahun 2020 mendatang.

Selain itu, Carwinda juga meminta ahli waris ikhlas menjamin anak-anak murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Rahayu 01 untuk tetap belajar, sehingga pihak sekolah dapat menjalankan proses belajar mengajar sebagaimana mestinya.

“Pasca putusan MA tersebut, Pemkab Bekasi, sudah melakukan pembahasan anggaran untuk pembayaran kepada ahli waris yang dialokasikan di APBD Kabupaten Bekasi tahun 2020 mendatang,” terang, Carwinda kepada Beritaekspres.com, Senin (28/10/ 2019).

Ketika ditanya langkah apa yang akan ditempuh terkait para murid dan Guru SDN Karang Rahayu 01 yang kini menjalani aktifitas belajar mengajar duduk dilantai lorong sekolah, Carwinda menegaskan, pihaknya selaku Pemerintah masih terus melalakukan negosiasi meminta ahli waris untuk memberikan kesempatan.

“Kan rombongan belajar SDN karang rahayu 01 yang saat ini di gugat ada 15 rombel nanti bakal kita pindahkan ke SDN Karang setia 02 disitu ada 8 ruang kelas siang lalu di SDN Karang rahayu 03 ada 1 ruang kelas pagi dan 3 ruang kelas siang selain itu juga di SDN karang Rahayu 04 ada 3 ruang kelas siang,” tandas Carwinda.

Seperti diketahui, Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karang Rahayu 01 pada Jumat 25 Oktober 2019 disegel pihak ahli waris pemenang sengketa berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI tanggal 19 Desember 2018 bernomor: 2982K/Pdt/2018 yang berbunyi kepada Bupati Bekasi untuk segera mengosongkan lahan yang menjadi objek Perkara. (De/Mul)