Polisi Amankan 68 Kg Sabu Jaringan Batam, Lampung dan Jakarta

0
238
Polda Metro Jaya

BERITA JAKARTA – Jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ) berhasil membekuk 15 orang tersangka pengedar narkoba jenis sabu jaringan Batam, Lampung dan Jakarta. Dari sindikat ini, polisi turut menyita sabu seberat 68 kilogram.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, awalnya pihak kepolisian mendapat informasi adanya peredaran sabu. Sabu tersebut ditengarai berasal dari luar Jakarta.

“Pada tanggal 19 September tim melakukan penangkapan ke tersangka YA yang membawa sabu di kawasan Beji, Kota Depok. Dari tangan YA turut disita sabu seberat 5 Kg,” kata Argo kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Kamis (31/10/2019),

Dari informasi yang diberikan YA, ujar Argo, pihaknya berhasil menangkap tersangka MS di Kawasan Cibinong. Dari MS polisi kembali berhasil menyita 3 Kg sabu.

“Setelah itu kita sisir satu rumah di daerah Sentul Bogor Jawa-Barat, kita dapat barang disana, tapi pelaku masih kita cari. Ada barang sekitar 29 Kg narkotika jenis sabu ada juga satu unit mobil pengangkut,” tuturnya

Polisi, sambung Argo, mendapat informasi bahwa barang haram tersebut berasal dari luar Jakarta. Sehingga pada tanggal 21 Oktober, polisi membentuk tim di daerah Lampung, Batam dan Pekanbaru.

Usai meringkus 2 tersangka dan mengamankan sabu di sebuah rumah di Kawasan Sentul, polisi membagi 3 tim dan berpencar ke Batam, Pekan Baru dan Lampung pada tanggal 21 Oktober.

“Kami kemudian berhasil menangkap para tersangka lainnya dengan dan mengamankan barang bukti puluhan Kg sabu,” terangnya.

Sindikat ini, lanjut Argo, membawa sabu dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang membungkus dengan kain bekas helm, membawa dengan mobil yang dimodifikasi, hingga diselipkan ke dalam sepatu.

“Kita dapat tersangka MS, MA, MD, RS dan RR di sekitar pintu tol di Lampung. Yang bersangkutan memasukan narkotika di sepatu, ini sepatunya baru,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ahmad Fanani mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Saat ini pihaknya tengah memburu bandar besar sekaligus pemilik sabu tersebut.

Total tambah Argo, 68 kilogram sabu Asal barang dari Malaysia masuk ke Aceh ke Batam dan mecah.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2, Pasal 112, Pasal 132 UU Narkotika 35 tahun 2009. Para tersangka terancam hukuman maksimal hukuman mati,” pungkasnya. (Yon)