Sabu Rp2,59 Miliar, Pengedar Jaringan LP Salemba Ditangkap

0
16
Polsek Tambora

BERITA JAKARTA – Dalam gelaran operasi premanisme di Jalan Raya Utan Panjang RT06/RW05, Kemayoran, Jakarta Pusat, Polsek Tambora, menangkap seorang pria pengedar narkoba dengan baran bukti sabu seberat 1,85 kilogram atau senilai Rp2,59 miliar, Selasa (5/11/2019).

“Tim mengamankan pria bernama Nurman (45) setelah digeledah petugas menemukan tiga paket klip besar di dalam kotak boks sepeda motor tersangka,” kata Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh kepada awak media, Rabu (6/11/2019).

Dalam pemeriksaan itu, Nurman mengaku masih menyimpan tiga paket sabu di rumahnya dan 12 paket sabu di Apartemen Greenlake Sunter, Jakarta Pusat.

Tim yang dipimpin Panit Narkoba Polsek Tambora Iptu Yugo Pambudi pun menemukan 15 paket sabu di dua lokasi tersebut.

Kepada polisi Nurman mengaku sabu tersebut peredarannya dikendalikan seseorang berinisial FR yang sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Salemba.

“Kami akan terus dalami keterlibatan FR dalam pengendalian jaringan peredaran narkoba,” ujar dia.

Iver mengatakan, sabu tersebut jika dirupiahkan mencapai Rp2,59 miliar. Nurman dijerat Pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, Polsek Tambora menggelar Operasi Premanisme pada Selasa 5 September 2019 siang. Polisi mengamankan 14 orang preman hingga narkoba.

Sementara barang bukti yang disita berupa puluhan botol minuman keras hingga enam plastik kecil sabu dan alat isap (bong).

Polisi juga mengetes urine 14 pelaku yang diamankan. Hasilnya, sembilan orang positif benzo dan dua orang positif metamfetamin atau sabu. (Yon)